Permintaan terhadap produk pembiayaan emas Bank Muamalat terus menunjukkan tren positif, terutama dalam kondisi ketidakpastian global yang masih tinggi. Salah satu produk unggulannya, Solusi Emas Hijrah (SOLEH), menjadi pilihan masyarakat yang ingin memiliki emas secara terencana tanpa mengeluarkan dana besar di awal.
Fenomena ini tidak terlepas dari situasi geopolitik yang memanas di berbagai belahan dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Dalam kondisi seperti ini, emas kerap dijadikan sebagai safe haven asset—instrumen yang diandalkan saat ketidakpastian ekonomi melanda.
Permintaan Emas Naik di Tengah Geopolitik yang Tegang
- Geopolitik Dunia Dorong Minat pada Emas
Ketika ketegangan global meningkat, masyarakat cenderung mencari instrumen investasi yang aman. Emas menjadi pilihan utama karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah tergerus inflasi atau gejolak pasar.
- Peran Emas sebagai Aset Lindung Nilai
Selain sebagai investasi, emas juga berfungsi sebagai alat lindung nilai. Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu, memiliki emas bisa menjadi cadangan kekayaan yang terjaga nilainya dari waktu ke waktu.
Kinerja Pembiayaan Emas Bank Muamalat
Bank Muamalat mencatat lonjakan signifikan dalam bisnis pembiayaan emas. Hingga akhir 2025, pembiayaan Solusi Emas Hijrah melonjak hingga 33 kali lipat secara tahunan, dengan total nilai transaksi mencapai Rp1,1 triliun.
| Parameter | Kondisi 2024 | Kondisi 2025 | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Nilai Pembiayaan | Rp33,3 miliar | Rp1,1 triliun | 33x lipat |
| Jumlah Rekening | 1.837 | 24.335 | 1.218% |
Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang tertarik menggunakan skema pembiayaan emas syariah. Tidak hanya itu, jumlah rekening yang tercatat juga meningkat drastis, menandakan adopsi produk ini semakin luas.
Faktor Pendorong Peningkatan Permintaan
- Meningkatnya Literasi Investasi Berbasis Emas
Masyarakat kini lebih sadar pentingnya memiliki aset berwujud, terutama emas. Edukasi keuangan dan informasi yang lebih mudah diakses turut mendorong minat ini.
- Kemudahan Akses melalui Aplikasi Muamalat DIN
Proses pengajuan pembiayaan emas kini bisa dilakukan secara digital. Dengan aplikasi Muamalat DIN, nasabah bisa mengajukan cicilan emas kapan saja dan di mana saja.
- Fleksibilitas Tenor Pembiayaan
Bank Muamalat menawarkan tenor pembiayaan yang fleksibel, mulai dari 3 hingga 10 tahun. Ini memberi ruang bagi nasabah untuk menyesuaikan pembayaran sesuai kondisi keuangan mereka.
- Ekosistem Emas yang Terus Diperkuat
Kemitraan dengan penyedia logam mulia seperti Antam, Hartadinata Abadi, dan Galeri24 memastikan pasokan emas tetap stabil dan transparan.
Cara Kerja Solusi Emas Hijrah (SOLEH)
- Bank Membeli Emas dari Mitra Terpercaya
Bank Muamalat terlebih dahulu membeli emas dari mitra logam mulia yang telah terverifikasi. Emas yang didapat kemudian disiapkan untuk ditawarkan kepada nasabah.
- Nasabah Membayar Secara Cicilan
Melalui akad murabahah, nasabah membeli emas tersebut secara bertahap. Harga dan margin telah disepakati di awal, sehingga tidak ada kejutan biaya di tengah jalan.
- Emas Disimpan atau Diterima oleh Nasabah
Setelah pelunasan, nasabah bisa memilih untuk mengambil emas fisik atau menyimpannya dalam bentuk rekening emas yang bisa diperdagangkan.
Strategi Ke Depan Bank Muamalat
- Perluasan Kerja Sama dengan Mitra Logam Mulia
Bank terus memperluas jaringan kemitraan untuk memastikan ketersediaan emas yang berkualitas dan distribusi yang efisien.
- Digitalisasi Layanan Pembiayaan Emas
Aplikasi Muamalat DIN terus dikembangkan agar proses pengajuan dan pembayaran semakin mudah dan cepat.
- Peningkatan Literasi Investasi Syariah
Bank aktif menggelar edukasi keuangan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat investasi berbasis emas syariah.
- Optimalisasi Jaringan Distribusi
Melalui cabang-cabang dan tenaga pemasar, Bank Muamalat memastikan produk pembiayaan emas mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
Prospek Bisnis Emas di Sektor Perbankan Syariah
Dengan pertumbuhan yang konsisten dan permintaan yang terus meningkat, bisnis pembiayaan emas tidak hanya menjadi pelengkap, tapi juga salah satu pilar utama dalam consumer financing Bank Muamalat. Emas sebagai aset riil memiliki daya tarik tersendiri, terutama di tengah gejolak ekonomi global.
Ke depan, bank ini optimis bisnis emas akan terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Apalagi dengan dukungan ekosistem yang solid dan literasi masyarakat yang semakin baik.
Disclaimer
Data dan angka yang disajikan dalam artikel ini bersifat referensial dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar serta kebijakan internal Bank Muamalat. Informasi terkini sebaiknya dikonfirmasi langsung melalui sumber resmi bank.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













