Finansial

Bank Danamon Ajukan Nobuya Kawasaki Sebagai Direktur Utama Baru, Tiga Anggota Dewan Komisaris Bakal Mundur

Herdi Alif Al Hikam
×

Bank Danamon Ajukan Nobuya Kawasaki Sebagai Direktur Utama Baru, Tiga Anggota Dewan Komisaris Bakal Mundur

Sebarkan artikel ini
Bank Danamon Ajukan Nobuya Kawasaki Sebagai Direktur Utama Baru, Tiga Anggota Dewan Komisaris Bakal Mundur

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) tengah memasuki babak baru dalam tata kelola kepengurusan. Rencana perubahan besar di level direksi dan komisaris akan segera digelar melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan () yang dijadwalkan pada 31 . Sejumlah nama besar akan keluar dari struktur pengurus, sementara satu nama baru siap naik menggantikan posisi strategis tersebut.

Perubahan ini bukan hal mendadak. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kepemimpinan dan menjaga kinerja di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang. Dalam rilisnya, manajemen menyebut bahwa Direktur Utama Daisuke Ejima, Wakil Direktur Utama Honggo Widjojo Kangmasto, serta Komisaris Nobuya Kawasaki akan mengakhiri masa jabatannya setelah RUPST 2026 berlangsung.

Rencana Penggantian Pengurus Danamon

Langkah besar akan diambil dalam RUPST mendatang. Tiga sosok penting dalam struktur pengurus Danamon akan mundur secara bersamaan. Perubahan ini membuka halaman baru dalam kiprah bank yang telah lama menjadi andalan investor di .

Yang menarik, dari daftar nama yang akan mundur, justru satu di antaranya akan kembali dengan peran baru. Nobuya Kawasaki, yang saat ini menjabat sebagai Komisaris, diusulkan untuk menempati kursi Direktur Utama menggantikan Daisuke Ejima. Keputusan ini menunjukkan bahwa manajemen percaya pada kemampuan Kawasaki dalam memimpin Danamon ke arah yang lebih strategis dan adaptif terhadap perkembangan industri.

1. Profil Nobuya Kawasaki

Nobuya Kawasaki bukan sosok baru di dunia perbankan Asia. Ia telah lama berkarier di Bank Ltd, salah satu bank terbesar di Jepang. Kawasaki saat ini menjabat sebagai Chief Executive for Asia Pacific sekaligus Managing Executive Officer di MUFG sejak April 2025.

Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Executive Officer dan Deputy Group Head of Global Commercial Banking Business Group di MUFG. Pengalaman luasnya di bidang and acquisition (M&A) serta perbankan menjadikannya figur yang potensial untuk memimpin Danamon ke tahap selanjutnya.

2. Karier dan Posisi Strategis

Selain di MUFG, Kawasaki juga aktif di sejumlah perusahaan fintech dan keuangan lainnya. Ia pernah menjadi Direktur di Ascend Money, Globe Fintech Innovations Inc, dan Silvrr Co., Ltd. Kombinasi antara pengalaman korporasi dan fintech ini memberikan perspektif unik yang bisa dimanfaatkan Danamon untuk mempercepat transformasi digital dan ekspansi layanan.

3. Latar Belakang Pendidikan

Kawasaki lulus dari Keio, Jepang, dengan gelar Sarjana dan Magister di bidang Mechanical Engineering. Meski bukan latar belakang keuangan tradisional, rekam jejak profesionalnya menunjukkan bahwa ia mampu mengelola bisnis perbankan dengan pendekatan yang strategis dan inovatif.

Perubahan Susunan Pengurus: Apa Saja yang Berubah?

Selain pergantian di posisi Direktur Utama, dua posisi penting lainnya juga akan mengalami perubahan. Wakil Direktur Utama Honggo Widjojo Kangmasto dan Direktur Daisuke Ejima akan menyelesaikan masa jabatannya bersamaan dengan RUPST 2026. Ini menjadi momen penting untuk melihat bagaimana struktur baru akan dibentuk ke depannya.

Nama Jabatan Saat Ini Rencana Perubahan
Nobuya Kawasaki Komisaris Diusulkan sebagai Direktur Utama
Daisuke Ejima Direktur Utama Akan mundur setelah RUPST
Honggo Widjojo Kangmasto Wakil Direktur Utama Akan mundur setelah RUPST

Wacana dan Tantangan Ke depan

Pergantian pengurus ini tentu membawa pertanyaan besar: apakah Danamon siap menghadapi tantangan yang semakin kompetitif? Apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil dan tekanan terhadap rupiah yang masih dirasakan.

Namun, dengan kepemimpinan baru yang membawa segar dari luar negeri dan pengalaman di sektor fintech, Danamon memiliki peluang untuk memperkuat posisinya di pasar. Apalagi, Kawasaki bukan hanya dikenal dari sisi teknis, tetapi juga memiliki visi jangka panjang yang selaras dengan transformasi digital perbankan.

Agenda RUPST 2026: Hal yang Perlu Dipantau

RUPST 2026 akan menjadi momen penting bagi para pemegang saham. Selain penggantian pengurus, kemungkinan ada agenda lain yang akan dibahas. Namun, manajemen belum memberikan informasi detail mengenai agenda lengkapnya. Informasi lebih lanjut akan dirilis bersamaan dengan pemanggilan resmi RUPST yang dijadwalkan pada 9 Maret 2026.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat sebagaimana diumumkan oleh manajemen Danamon dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada keputusan pemegang saham dalam RUPST 2026. Data dan profil yang disebutkan merupakan informasi publik yang dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.