Sebagian besar keluarga penerima manfaat (KPM) di Indonesia telah menerima pencairan bansos PKH BPNT tahap 1 tahun 2026. Namun, sekitar 15 persen atau sekitar 3 juta KPM baru masih menunggu penyaluran bantuan mereka. Kabar baiknya, proses distribusi kartu dan pencairan dana untuk kelompok ini sedang berjalan, termasuk di beberapa daerah yang baru saja membagikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Menurut update dari Kanal YouTube Diary Bansos, Kamis (26/2/2026) menjadi momentum penting bagi sejumlah wilayah yang mulai mendistribusikan kembali KKS. Bagi KPM yang sudah menerima kartu dan buku tabungan, proses pencairan bantuan bisa segera menyusul.
Status Penyaluran Bansos PKH BPNT Tahap 1 2026
Progres penyaluran bansos secara nasional mencatat angka 85 persen. Artinya, mayoritas KPM sudah merasakan manfaat program ini. Sementara itu, 15 persen sisanya merupakan KPM baru yang belum memiliki rekening aktif atau kartu KKS.
Untuk menyelesaikan kendala tersebut, pihak Kemensos menjalankan sistem rekening kolektif (burekol) sebagai solusi sementara. Langkah ini memungkinkan penyaluran bansos meski belum semua KPM punya rekening pribadi.
1. Verifikasi Data KPM Baru
Data KPM baru diverifikasi secara menyeluruh untuk memastikan kelayakan dan keabsahan identitas. Ini penting agar tidak ada kesalahan sasaran dalam penyaluran bansos.
2. Pembukaan Rekening Kolektif (Burekol)
Bagi KPM yang belum memiliki rekening pribadi, digunakan rekening kolektif yang dikelola melalui lembaga keuangan mitra pemerintah. Ini mempercepat proses pencairan.
3. Pendistribusian Kartu KKS
Setelah verifikasi dan rekening siap, langkah selanjutnya adalah pendistribusian KKS ke tangan KPM. Kartu ini menjadi syarat utama untuk mengakses bansos secara digital.
4. Pencairan Dana Bansos
Setelah KPM memiliki KKS dan terhubung dengan rekening kolektif, dana bansos dapat langsung dicairkan. Tahap ini biasanya berlangsung cepat jika seluruh dokumen lengkap.
Wilayah-Wilayah yang Telah Mendapat KKS
Beberapa daerah sudah memasuki tahap akhir dari proses penyaluran KKS. Ini menandakan bahwa pencairan bansos untuk KPM baru di wilayah tersebut akan segera dilakukan. Beberapa di antaranya bahkan sudah mulai menerima dana secara bertahap.
Wilayah-wilayah yang masuk dalam gelombang distribusi KKS ini umumnya tersebar di berbagai provinsi. Meski begitu, penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan infrastruktur di tiap daerah.
Bantuan Pangan untuk Desil 1 sampai 4
Selain bansos PKH BPNT, bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng juga akan disalurkan dalam periode Februari-Maret 2026. Sasarannya adalah KPM yang berada di desil ekonomi 1 hingga 4.
Program ini memiliki kriteria penerima yang mirip dengan BLTS Kesra. Artinya, warga yang sebelumnya menerima BLTS berpotensi besar juga mendapat bantuan pangan ini.
1. Kriteria Penerima Bantuan Pangan
Penerima bantuan pangan ditentukan berdasarkan status sosial ekonomi, yaitu berada di desil 1 hingga 4. Data ini diambil dari hasil survei dan pemutakhiran yang dilakukan secara berkala.
2. Jenis Bantuan yang Disalurkan
Bantuan berupa beras sebanyak 10 kg per bulan dan minyak goreng sebanyak 1 liter per bulan. Besaran ini dirancang untuk membantu kebutuhan dasar keluarga rentan.
3. Jadwal Penyaluran Bantuan Pangan
| Bulan | Jenis Bantuan | Target Desil |
|---|---|---|
| Februari 2026 | Beras + Minyak Goreng | Desil 1–4 |
| Maret 2026 | Beras + Minyak Goreng | Desil 1–4 |
4. Mekanisme Penyaluran
Penyaluran bantuan pangan dilakukan melalui mitra distribusi di tingkat desa atau kelurahan. Warga cukup datang ke titik distribusi dengan membawa KTP dan KKS.
Tantangan dalam Penyaluran Bansos
Meskipun progres penyaluran terus meningkat, beberapa tantangan tetap ada. Salah satunya adalah keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil. Di lokasi-lokasi ini, proses verifikasi dan distribusi membutuhkan waktu lebih lama.
Kemudian, masih adanya KPM yang belum memiliki KKS atau rekening aktif. Kendala ini membuat mereka tertinggal dalam gelombang pencairan pertama. Untuk itu, percepatan distribusi kartu dan validasi data sangat penting.
Harapan untuk Penyaluran Selanjutnya
Dengan selesainya proses distribusi KKS di sejumlah daerah, diharapkan sisa 15 persen KPM baru segera menerima bantuan mereka. Ini akan membawa total penyaluran bansos PKH BPNT mendekati angka 100 persen.
Langkah-langkah yang diambil oleh Kemensos, termasuk pemanfaatan rekening kolektif dan percepatan distribusi kartu, dinilai efektif dalam mengatasi hambatan teknis. Dengan koordinasi yang baik antara pusat dan daerah, target penyaluran tepat sasaran bisa tercapai.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersumber dari update resmi Kanal YouTube Diary Bansos dan data Kemensos per tanggal 26 Februari 2026. Progres dan jadwal penyaluran bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi lapangan serta kebijakan teknis yang berlaku.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













