Bansos Kemensos

Bansos 25 Februari 2026: 18 Juta Penerima Manfaat Naik Kelas Jadi Pengusaha, Ini Cara Barunya

Fadhly Ramadan
×

Bansos 25 Februari 2026: 18 Juta Penerima Manfaat Naik Kelas Jadi Pengusaha, Ini Cara Barunya

Sebarkan artikel ini
Bansos 25 Februari 2026: 18 Juta Penerima Manfaat Naik Kelas Jadi Pengusaha, Ini Cara Barunya

Pemerintah tengah mengambil untuk mengubah paradigma . Alih-alih hanya menjadi penerima manfaat, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bakal didorong untuk menjadi pelaku usaha mandiri. Langkah ini diwujudkan melalui program kolaborasi antara dan dan UKM, dengan fokus pada melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Program ini dirancang agar 18 juta KPM di seluruh Indonesia bisa naik kelas. Dari sekadar penerima bansos, mereka akan dibimbing untuk terlibat aktif dalam usaha kecil berbasis koperasi. Tujuannya jelas: menciptakan kemandirian ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah dalam jangka panjang.

Penandatanganan Kerja Sama Penting di Desa Renjang

1. Perjanjian Strategis Antarkementerian

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Sosial dan Kementerian Koperasi digelar di Desa Renjang, Kabupaten Serang, pada 24 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dan Menteri Desa Yandri Susanto.

2. Hadirnya Pejabat Tinggi Menunjukkan Komitmen Nasional

Keikutsertaan tokoh-tokoh penting ini menunjukkan bahwa program ini bukan sekadar wacana. Ini adalah agenda prioritas nasional yang bertujuan mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan. Pendamping dari berbagai kementerian dan BP Taskin juga turut hadir untuk memastikan sinergi program.

Bantuan Langsung Berupa Unit Usaha

1. Penyaluran Kandang Ayam Siap Produksi

Sebagai bentuk nyata dari program ini, pemerintah langsung menyalurkan 67 unit kandang ayam lengkap dengan ayam petelur. Setiap unit berisi 24 ekor ayam yang sudah siap bertelur, serta dilengkapi dengan pakan dan vitamin agar usaha bisa langsung berjalan.

2. Sasaran Penerima Adalah Mantan Penerima Bansos

Penerima bantuan ini adalah KPM yang sebelumnya terdaftar dalam program seperti PKH dan BPNT. Dengan bantuan ini, mereka diharapkan bisa memulai usaha kecil yang berkelanjutan dan menghasilkan .

Transformasi KPM Menjadi Pelaku Usaha

1. Penguatan Koperasi Desa Merah Putih

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa koperasi desa akan menjadi jalur utama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sekitar 18 juta KPM bakal diarahkan menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah awal menuju kemandirian.

2. Bansos Tetap Ada, Tapi Tidak Selamanya

Bansos tetap diperlukan sebagai jaring pengaman sosial. Namun, pemerintah ingin bansos menjadi awal dari proses pemberdayaan, bukan tujuan akhir. Kemandirian ekonomi adalah target utama jangka panjang.

Peran Koperasi Desa dalam Penguatan Ekonomi Lokal

1. Koperasi Desa sebagai Mesin Ekonomi Baru

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebutkan bahwa di Kabupaten Serang sudah terbentuk delapan koperasi desa yang mulai beroperasi. Koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, sekaligus wadah untuk pengembangan usaha kecil.

2. Dana Desa Dialokasikan untuk Produktivitas

Menteri Desa Yandri Susanto menambahkan bahwa tidak dikurangi, tapi dialihkan agar lebih produktif. Aset koperasi nantinya bisa menjadi aset desa, dan keuntungannya bisa memperkuat pendapatan desa secara keseluruhan.

Program Terpadu Menuju Kemandirian Ekonomi

1. Koordinasi Lintas Sektor untuk Hasil Nyata

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menjelaskan bahwa program pengentasan kemiskinan kini dijalankan secara terpadu. Mulai dari pangan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi, semua menjadi bagian dari rantai yang saling terhubung.

2. Rantai Pemberdayaan yang Jelas

Melalui kerja sama ini, pemerintah menetapkan tiga pilar utama:

  • Bansos sebagai perlindungan dasar
  • Koperasi sebagai wadah usaha
  • Pendapatan mandiri sebagai tujuan akhir

Dengan skema ini, diharapkan KPM bisa keluar dari ketergantungan bantuan dan mulai membangun masa depan yang lebih sejahtera.

Perbandingan Sebelum dan Sesudah Program

Aspek Sebelum Program Sesudah Program
KPM Penerima bantuan tetap Pelaku usaha mandiri
Sumber Pendapatan Bansos Hasil usaha koperasi
Keterlibatan Ekonomi Pasif Aktif melalui koperasi
Jangka Waktu Bantuan Jangka panjang Sementara, sebagai transisi

Program Koperasi Desa Merah Putih ini menjadi harapan baru bagi jutaan keluarga penerima bansos. Bantuan bukan lagi akhir dari perjalanan, tapi awal dari transformasi menuju kemandirian ekonomi.

Disclaimer: Informasi dalam ini bersifat terkini per Februari 2026. Data dan skema program bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.