Panggung Juragan Jaman Now Season 5 kembali menghadirkan inovasi dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mencuri perhatian. Salah satu entitas yang tampil memukau adalah Fairuziba, sebuah jenama asal Kota Malang yang dikenal sebagai pelopor produk bolen dengan sentuhan lokal yang khas.
Kehadiran Fairuziba dalam ajang tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelaku usaha skala rumahan mampu bersaing di pasar global. Melalui tangan dingin sang pendiri, Ismiti, bisnis ini berhasil membawa cita rasa khas Malang ke kancah internasional dengan kualitas yang terjaga.
Mengenal Fairuziba dan Inovasi Produk
Fairuziba tidak sekadar menjual makanan, melainkan menawarkan pengalaman kuliner yang merepresentasikan identitas Kota Malang. Produk unggulan yang menjadi identitas utama adalah bolen dengan varian isi apel dan jeruk Malang yang segar.
Selain bolen, terdapat deretan produk pendamping yang melengkapi katalog jualan mereka. Berikut adalah daftar produk yang ditawarkan oleh Fairuziba:
- Bolen Apel Malang
- Bolen Jeruk Malang
- Pie Brownies
- Fruity Pie
- Banana Almond Crunch
- Almond Brownies Kering
- Garlic Oregano Cheese
Keberagaman produk ini dirancang untuk memenuhi selera pasar yang luas, mulai dari pencinta kudapan manis hingga gurih. Setiap varian diproduksi dengan standar rasa yang konsisten guna memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik di setiap gigitan.
Pencapaian di Pasar Internasional
Meskipun berawal dari industri skala kecil, Fairuziba telah berhasil menembus batas geografis. Produk-produk mereka kini telah merambah pasar mancanegara, termasuk Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Perancis.
Pertumbuhan omzet yang konsisten menjadi indikator keberhasilan bisnis ini dalam mengelola pasar. Berikut adalah perbandingan data omzet Fairuziba selama dua tahun terakhir:
| Tahun | Omzet (Rupiah) |
|---|---|
| 2024 | 53 Juta |
| 2025 | 65 Juta |
Data di atas menunjukkan tren positif yang signifikan bagi perkembangan bisnis rumahan. Peningkatan ini membuktikan bahwa permintaan pasar terhadap produk oleh-oleh khas Malang memiliki potensi yang sangat besar untuk terus dikembangkan.
Namun, pertumbuhan pesat ini membawa tantangan tersendiri bagi operasional harian. Keterbatasan kapasitas produksi akibat penggunaan peralatan yang masih sederhana menjadi kendala utama dalam memenuhi lonjakan permintaan pasar yang terus meningkat.
Strategi Pengembangan Bisnis UMKM
Para mentor dan panelis dalam Juragan Jaman Now memberikan masukan strategis bagi keberlangsungan Fairuziba ke depannya. Fokus utama yang disoroti adalah pentingnya efisiensi produksi dan spesialisasi produk.
Terdapat beberapa poin krusial yang menjadi catatan bagi pelaku usaha dalam mengembangkan skala bisnisnya:
- Investasi pada mesin produksi yang lebih mumpuni untuk meningkatkan kapasitas harian.
- Penentuan produk andalan sebagai identitas utama agar lebih mudah diingat oleh konsumen.
- Penguatan branding sebagai ahli bolen dari Malang untuk menciptakan diferensiasi yang kuat di pasar.
- Evaluasi manajemen operasional agar lebih tertata sebelum melakukan ekspansi lebih lanjut.
Saran dari para ahli menekankan bahwa UMKM sering kali terjebak dalam keinginan untuk menjual terlalu banyak varian produk. Padahal, keunikan dan fokus pada satu produk unggulan justru menjadi kunci untuk membangun loyalitas pelanggan yang lebih dalam.
Langkah Strategis Menuju Skala Industri
Setelah mendapatkan masukan dari para panelis, Fairuziba kini berada dalam fase penataan ulang strategi bisnis. Fokus utama adalah bagaimana mengubah keterbatasan alat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas produksi secara bertahap.
Berikut adalah tahapan yang perlu diperhatikan oleh pelaku UMKM saat ingin meningkatkan skala produksi:
- Melakukan analisis permintaan pasar terhadap produk yang paling diminati.
- Memilih satu produk utama untuk dijadikan ikon jenama.
- Mencari dukungan atau kemitraan strategis untuk pengadaan alat produksi yang lebih modern.
- Memperbaiki sistem distribusi agar jangkauan pasar tetap terjaga meski volume produksi meningkat.
Apresiasi yang diberikan oleh para panelis, termasuk Irwan Mussry, memberikan sinyal positif bagi masa depan Fairuziba. Peluang kerja sama terbuka lebar asalkan bisnis mampu menunjukkan konsistensi dan fokus yang lebih tajam setelah proses penataan ulang dilakukan.
Perjalanan Fairuziba di Juragan Jaman Now menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kecil lainnya. Dengan kombinasi rasa yang autentik dan strategi yang tepat, produk lokal dari Malang terbukti mampu bersaing di pasar global dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.
Disclaimer: Data omzet dan informasi mengenai operasional bisnis yang tercantum dalam artikel ini berdasarkan laporan pada periode Mei 2026. Kondisi pasar, angka penjualan, dan strategi bisnis dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika ekonomi dan kebijakan internal perusahaan.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













