Transformasi digital yang dilakukan PT Pegadaian (Persero) menunjukkan hasil yang signifikan dalam waktu singkat. Sejak resmi diluncurkan pada 8 Oktober 2025, aplikasi Tring! by Pegadaian telah mencatatkan angka pengguna yang impresif, yakni menembus lebih dari 6 juta orang hanya dalam kurun waktu enam bulan.
Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan keuangan digital di Indonesia. Kecepatan adopsi aplikasi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kemudahan akses layanan gadai dan investasi emas dalam satu genggaman.
Akselerasi Digitalisasi Pegadaian
Pertumbuhan pengguna yang mencapai 6 juta dalam setengah tahun dinilai sebagai perkembangan yang sangat pesat bagi sebuah platform finansial. Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan bukti nyata dari antusiasme nasabah terhadap inovasi yang dihadirkan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi perusahaan dalam mengintegrasikan layanan konvensional ke dalam ekosistem digital. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh nasabah dapat merasakan kemudahan bertransaksi tanpa harus selalu datang ke kantor cabang fisik.
Berikut adalah rincian target dan profil pengguna yang menjadi fokus utama pengembangan Tring! by Pegadaian ke depannya:
- Target penetrasi pengguna sebesar 70 persen dari total nasabah aktif Pegadaian.
- Fokus utama pada segmen generasi muda atau Gen Z yang mendominasi basis nasabah.
- Peningkatan literasi investasi emas melalui fitur tabungan dengan nominal terjangkau.
- Penguatan ekosistem komunitas melalui berbagai kegiatan gaya hidup dan olahraga.
Transisi menuju layanan digital ini menuntut pendekatan yang lebih personal, terutama bagi kelompok usia muda. Pegadaian menyadari bahwa untuk menggaet Gen Z, diperlukan strategi yang lebih dari sekadar fitur aplikasi, melainkan keterlibatan emosional melalui komunitas.
Strategi Menjangkau Gen Z
Generasi Z saat ini memegang porsi sebesar 50 persen dari total keseluruhan nasabah Pegadaian. Angka ini menjadi alasan kuat mengapa perusahaan terus menggenjot berbagai kegiatan yang relevan dengan gaya hidup anak muda, seperti acara musik hingga ajang lari komunitas.
Melalui pendekatan berbasis komunitas, edukasi mengenai pentingnya investasi sejak dini menjadi lebih mudah diterima. Produk tabungan emas yang memungkinkan nasabah memulai investasi hanya dengan nominal Rp 10.000 menjadi instrumen utama dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat bagi generasi muda.
Berikut adalah tahapan strategis yang dilakukan Pegadaian untuk meningkatkan keterlibatan pengguna:
- Penyelenggaraan event komunitas secara rutin untuk membangun kedekatan brand.
- Integrasi fitur investasi mikro yang ramah bagi pemula dengan modal minim.
- Edukasi berkelanjutan mengenai keamanan dan keuntungan berinvestasi emas.
- Optimalisasi antarmuka aplikasi agar lebih intuitif dan mudah digunakan oleh pengguna baru.
Untuk memberikan gambaran mengenai posisi Tring! by Pegadaian dalam ekosistem nasabah saat ini, berikut adalah perbandingan data target dan kondisi lapangan:
| Kategori Data | Keterangan |
|---|---|
| Total Nasabah Keseluruhan | Lebih dari 20 Juta |
| Pengguna Tring! Saat Ini | Lebih dari 6 Juta |
| Target Pengguna Tring! | 70% dari Total Nasabah |
| Usia Dominan Nasabah | Generasi Z (50%) |
Data di atas menunjukkan bahwa masih terdapat ruang pertumbuhan yang cukup besar bagi aplikasi ini untuk mencapai target 70 persen. Langkah strategis yang dilakukan perusahaan diprediksi akan terus memacu pertumbuhan jumlah pengguna secara konsisten di masa mendatang.
Komitmen Literasi Finansial
Selain sekadar menyediakan platform transaksi, Pegadaian memposisikan Tring! sebagai sarana edukasi keuangan. Literasi menjadi kunci agar nasabah tidak hanya menggunakan aplikasi untuk gadai, tetapi juga mulai memahami pentingnya diversifikasi aset melalui emas.
Dengan kemudahan akses yang ditawarkan, hambatan untuk berinvestasi kini semakin minim. Nasabah tidak lagi terbebani oleh nominal besar, sehingga setiap orang memiliki peluang yang sama untuk mulai membangun aset masa depan melalui platform digital ini.
Perlu dicatat bahwa data mengenai jumlah pengguna dan target perusahaan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu seiring dengan dinamika pasar dan kebijakan internal perusahaan. Informasi yang disajikan dalam artikel ini berdasarkan data terkini hingga periode April 2026 dan ditujukan sebagai gambaran perkembangan layanan digital Pegadaian.
Ke depan, tantangan bagi perusahaan adalah mempertahankan loyalitas pengguna yang sudah ada sambil terus menarik nasabah baru. Dengan konsistensi dalam inovasi fitur dan pendekatan komunitas, Tring! by Pegadaian berpotensi menjadi salah satu aplikasi keuangan paling berpengaruh di Indonesia bagi generasi muda.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













