Harga BBM Pertalite hingga pertengahan 2026 masih berada di angka Rp10.000 per liter. Angka ini belum berubah sejak awal tahun, dan pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan akan menjaga kestabilan harga hingga akhir tahun. Stok juga diklaim aman, berkat pasokan minyak mentah dari berbagai sumber, termasuk kerja sama dengan Rusia.
Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. Dengan harga BBM subsidi yang tidak naik, diharapkan tekanan inflasi pada pengeluaran sehari-hari bisa diminimalkan. Terlebih di tengah kondisi ekonomi global yang masih belum sepenuhnya pulih.
Harga BBM Lainnya di Pertamina April 2026
Selain Pertalite, ada beberapa jenis BBM lainnya yang juga memiliki harga tetap dan naik. Berikut rinciannya berdasarkan data dari Pertamina Patra Niaga per April 2026:
| Jenis BBM | Harga per Liter (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|
| Solar Subsidi (CN 48) | 6.800 | Tetap |
| Pertalite (RON 90) | 10.000 | Tetap |
| Pertamax (RON 92) | 12.300 | Tetap |
| Pertamax Green (RON 95) | 13.150 | Tetap |
| Pertamax Turbo (RON 98) | 19.400 | Naik Rp6.300 |
| Dexlite (CN 51) | 23.600 | Naik Rp9.400 |
| Pertamina Dex (CN 53) | 23.900 | Naik Rp9.400 |
Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan dinamika pasar.
3 Faktor Utama yang Mempengaruhi Stabilitas Harga BBM
Menjaga harga BBM tetap stabil bukan perkara mudah. Ada beberapa pertimbangan yang membuat pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi meski menghadapi tekanan eksternal.
1. Kebijakan Subsidi Energi
Subsidi BBM menjadi salah satu program pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat. Dengan menjaga harga tetap, maka beban pengeluaran rumah tangga untuk transportasi dan kebutuhan sehari-hari bisa lebih ringan.
2. Ketersediaan Stok Minyak Mentah
Pasokan minyak mentah yang mencukupi hingga akhir tahun menjadi salah satu alasan utama harga bisa dipertahankan. Kerja sama dengan negara penghasil minyak seperti Rusia turut memperkuat pasokan ini.
3. Stabilitas Ekonomi Makro
Pemerintah juga menghindari kenaikan harga BBM agar tidak memicu inflasi yang lebih tinggi. Dengan menjaga harga energi tetap stabil, maka tekanan terhadap indeks harga konsumen juga bisa dikurangi.
Strategi Jangka Panjang untuk Ketahanan Energi
Langkah pemerintah dalam menjaga harga BBM bukan hanya soal kebijakan jangka pendek. Ada strategi jangka panjang yang sedang digarap untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
1. Diversifikasi Pasokan Minyak Mentah
Selain dari Rusia, Indonesia juga terus menjalin kerja sama dengan negara lain untuk memastikan pasokan minyak mentah tetap mencukupi kebutuhan domestik.
2. Pengembangan Infrastruktur Energi
Pembangunan infrastruktur seperti terminal penyimpanan dan jaringan distribusi menjadi fokus utama. Ini penting untuk memastikan BBM bisa didistribusikan ke seluruh pelosok tanpa hambatan.
3. Peningkatan Efisiensi Energi
Program efisiensi energi juga digalakkan agar konsumsi BBM bisa lebih hemat. Salah satunya melalui edukasi masyarakat dan penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Perbandingan Harga BBM Non-Subsidi dan Subsidi
Perbedaan harga antara BBM subsidi dan non-subsidi cukup signifikan. Ini mencerminkan porsi subsidi yang diberikan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga.
| Jenis BBM | Harga Subsidi (Rp) | Harga Non-Subsidi (Estimasi) |
|---|---|---|
| Pertalite (RON 90) | 10.000 | 14.000 – 15.000 |
| Solar Subsidi (CN 48) | 6.800 | 10.500 – 11.000 |
| Pertamax (RON 92) | 12.300 | 16.000 |
Harga non-subsidi bisa bervariasi tergantung lokasi dan kebijakan distributor.
5 Tips Menghemat Penggunaan BBM
Meski harga BBM tetap, tidak ada salahnya masyarakat tetap menghemat penggunaan BBM agar lebih irit dan ramah lingkungan.
1. Gunakan Kendaraan Umum Saat Bisa
Kendaraan umum seperti bus atau kereta api bisa menjadi pilihan hemat dan ramah lingkungan untuk perjalanan jarak jauh.
2. Lakukan Servis Rutin
Mesin yang terawat bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 10%. Ganti oli dan filter secara berkala sangat disarankan.
3. Hindari Akselerasi Berlebihan
Akselerasi yang terlalu cepat membuat konsumsi BBM meningkat. Gunakan gigi dan kecepatan yang tepat sesuai kondisi jalan.
4. Manfaatkan Aplikasi Monitoring BBM
Beberapa aplikasi bisa membantu memantau konsumsi BBM dan memberikan rekomendasi cara menghematnya.
5. Pertimbangkan Kendaraan Listrik
Kendaraan listrik semakin populer dan bisa menjadi alternatif jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada BBM.
Penutup
Harga BBM Pertalite yang tetap di angka Rp10.000 hingga akhir tahun memberikan kepastian bagi masyarakat. Namun, penting juga untuk terus menjaga efisiensi penggunaan agar manfaat subsidi bisa dirasakan secara maksimal. Pemerintah juga terus berupaya memperkuat ketahanan energi nasional melalui berbagai strategi jangka panjang.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.












