Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal kerja atau pengembangan usaha bisa memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Tahun 2026 masih menjadi tahun aktifnya program ini, memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang relatif murah dan tenor panjang.
Program KUR BRI dirancang untuk membantu permodalan usaha, baik yang sedang berkembang maupun yang baru berdiri. Salah satu keunggulan utama dari program ini adalah bunga yang ditawarkan hanya sebesar 6% per tahun. Dengan tenor maksimal hingga 60 bulan, pelaku usaha bisa mengatur pembayaran cicilan dengan lebih fleksibel.
Tabel Angsuran KUR BRI 2026
Sebelum mengajukan pinjaman, penting untuk memahami estimasi angsuran bulanan berdasarkan plafon yang diambil. Berikut ini adalah tabel angsuran KUR BRI 2026 untuk plafon mulai dari Rp1 juta hingga Rp50 juta dengan tenor maksimal 60 bulan.
| Plafon Pinjaman | Tenor Maksimal | Angsuran Bulanan (Estimasi) |
|---|---|---|
| Rp1 Juta | 12 bulan | Rp88.333 |
| Rp5 Juta | 36 bulan | Rp163.889 |
| Rp10 Juta | 48 bulan | Rp258.333 |
| Rp25 Juta | 60 bulan | Rp541.667 |
| Rp50 Juta | 60 bulan | Rp1.083.333 |
Disclaimer: Angka di atas merupakan estimasi berdasarkan bunga tahunan 6% dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan BRI atau pemerintah.
Syarat dan Ketentuan Pengajuan KUR BRI 2026
Untuk bisa mengajukan pinjaman melalui program KUR BRI, calon peminjam harus memenuhi beberapa syarat dasar. Hal ini penting agar proses pengajuan berjalan lancar dan tidak terkendala di tengah jalan.
1. Memiliki Usaha Mikro atau Kecil yang Terdaftar
Usaha yang bisa mengajukan KUR BRI adalah usaha mikro atau kecil yang sudah terdaftar di DUKCAPIL atau instansi terkait. Usaha harus aktif dan memiliki omzet tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Memiliki Kartu KUR atau Surat Keterangan Usaha
Calon peminjam harus memiliki Kartu KUR atau Surat Keterangan Usaha (SKU) yang masih berlaku. Dokumen ini menjadi bukti legalitas usaha dan menjadi syarat wajib dalam proses pengajuan.
3. Tidak Masuk dalam Daftar Hitam atau Pailit
Pelaku usaha yang pernah masuk dalam daftar hitam atau memiliki catatan pailit tidak dapat mengajukan KUR BRI. Hal ini untuk memastikan bahwa pinjaman diberikan kepada pihak yang benar-benar layak dan memiliki kapabilitas pembayaran.
4. Memiliki Rekening Aktif di BRI
Peminjam harus memiliki rekening aktif di BRI sebagai sarana pencairan dan pembayaran angsuran. Ini juga membantu pihak bank dalam memantau transaksi terkait pinjaman.
Langkah-Langkah Pengajuan KUR BRI 2026
Setelah memenuhi syarat, langkah selanjutnya adalah mengajukan pinjaman. Prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan langsung di cabang BRI atau melalui aplikasi digital BRI Mobile.
1. Datang ke Cabang BRI Terdekat
Langkah pertama adalah datang langsung ke cabang BRI terdekat dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan seperti KTP, SKU, dan bukti usaha.
2. Isi Formulir Pengajuan KUR
Petugas BRI akan membantu mengisi formulir pengajuan KUR sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas usaha. Pastikan semua informasi diisi dengan benar agar tidak terjadi kendala administrasi.
3. Menunggu Verifikasi dan Persetujuan
Setelah formulir lengkap, pihak bank akan melakukan verifikasi data dan usaha. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari tergantung kompleksitas usaha dan kelengkapan dokumen.
4. Pencairan Dana
Jika pengajuan disetujui, dana akan dicairkan langsung ke rekening BRI milik peminjam. Dana bisa langsung digunakan untuk kebutuhan usaha seperti pembelian alat, bahan baku, atau penambahan modal kerja.
Tips agar Pengajuan KUR BRI Lebih Mudah Disetujui
Mengajukan pinjaman KUR BRI bukan perkara sulit, tetapi ada beberapa hal yang bisa meningkatkan peluang persetujuan.
1. Siapkan Dokumen dengan Lengkap
Kelengkapan dokumen sangat menentukan keberhasilan pengajuan. Pastikan semua dokumen seperti KTP, SKU, dan laporan keuangan usaha sudah siap dan valid.
2. Tunjukkan Riwayat Usaha yang Stabil
Bank lebih percaya kepada pelaku usaha yang memiliki riwayat transaksi yang stabil dan konsisten. Tunjukkan bahwa usaha memiliki arus kas yang sehat dan prospek ke depan yang baik.
3. Ajukan Sesuai Kebutuhan Nyata
Ajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan nyata usaha. Jangan terlalu ambil plafon besar jika usaha belum siap mengembalikannya. Ini akan mempengaruhi penilaian risiko oleh bank.
Keunggulan KUR BRI Dibanding Program Lain
Program KUR BRI menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan pinjaman usaha lainnya. Pertama, suku bunga yang lebih rendah. Kedua, proses pengajuan yang relatif mudah dan tidak memerlukan agunan yang berat.
Selain itu, tenor yang panjang memberikan fleksibilitas dalam pembayaran. Hal ini sangat membantu pelaku usaha yang memiliki siklus pendapatan yang tidak selalu stabil setiap bulannya.
Penutup
Program KUR BRI 2026 tetap menjadi salah satu solusi terbaik bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha. Dengan bunga yang terjangkau dan tenor panjang, pengusaha bisa mengembangkan usahanya tanpa terbebani kewajiban cicilan yang terlalu besar.
Pastikan untuk memahami tabel angsuran dan syarat pengajuan dengan baik sebelum mengajukan pinjaman. Dengan persiapan yang matang, proses pengajuan bisa berjalan lebih cepat dan peluang persetujuan pun lebih besar.
Catatan: Informasi dalam artikel ini berlaku sesuai ketentuan hingga April 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













