Menjalani aktivitas usaha setelah Lebaran bisa jadi peluang emas untuk menambah pemasukan. Banyak orang pulang kampung, liburan, atau mulai sibuk belanja kebutuhan baru. Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk memulai bisnis kecil yang fleksibel dan punya potensi cuan lumayan.
Apalagi saat ini, modal besar bukan syarat utama. Dengan kreativitas dan strategi yang tepat, bisnis bisa dimulai dari rumah atau bahkan sambil tetap bekerja. Yang penting tahu peluang dan tahu cara mengeksekusinya. Yuk, simak beberapa ide bisnis yang bisa dijalankan setelah Lebaran.
1. Jual Kue Kering Lebaran
Kue kering jadi salah satu komoditas yang paling dicari menjelang dan sesudah Lebaran. Meski lebaran sudah lewat, permintaan tetap tinggi karena banyak orang yang ingin menyambung stok atau membeli sebagai oleh-oleh.
1. Pilih Jenis Kue yang Populer
Beberapa jenis kue yang selalu laris antara lain nastar, kastengel, putri salju, dan lidah kucing. Pilih satu atau dua jenis yang paling dikuasai, biar produksi lebih efisien.
2. Siapkan Modal Awal dan Bahan
Modal awal bisa dimulai dari Rp200.000 sampai Rp1 juta tergantung skala produksi. Bahan dasar seperti mentega, telur, dan tepung bisa dibeli di pasar atau supermarket terdekat.
3. Kemasan Menarik dan Branding Sederhana
Gunakan toples kaca atau kardus lucu dengan label nama produk. Branding sederhana tapi menarik bisa jadi nilai tambah, terutama kalau mau dijual sebagai oleh-oleh.
4. Pasarkan via Media Sosial dan WhatsApp
Manfaatkan Instagram, TikTok, atau WhatsApp untuk promosi. Bisa juga kerja sama dengan tetangga atau teman untuk jualan secara kolektif.
| Jenis Kue | Harga Per Toples (Rp) | Potensi Keuntungan per Toples |
|---|---|---|
| Nastar | 45.000 | 15.000 |
| Kastengel | 40.000 | 12.000 |
| Putri Salju | 42.000 | 13.000 |
| Lidah Kucing | 38.000 | 10.000 |
Disclaimer: Harga bisa berubah tergantung lokasi dan kualitas bahan.
2. Sewa Dekorasi Lebaran
Setelah Lebaran, banyak keluarga yang ingin tetap tampil meriah di rumah. Ini peluang bagus untuk membuka usaha sewa dekorasi tema Lebaran atau syukuran.
1. Siapkan Perlengkapan Dekorasi
Mulai dari backdrop foto, standing banner, balon karakter, hingga backdrop meja bisa disewakan. Bisa juga menyediakan paket lengkap agar lebih praktis.
2. Tentukan Harga Sewa
Tergantung kelengkapan paket. Bisa mulai dari Rp150.000 sampai Rp500.000 per paket.
3. Promosikan di Grup WA dan Instagram
Target pasarnya adalah keluarga yang baru saja menggelar acara syukuran atau hajatan.
4. Sediakan Jasa Pasang dan Lepas
Ini bisa jadi layanan tambahan yang menarik minat pelanggan.
| Paket | Isi Perlengkapan | Harga Sewa |
|---|---|---|
| Basic | 1 backdrop + 4 balon | Rp150.000 |
| Medium | 1 backdrop + 8 balon + standing banner | Rp250.000 |
| Premium | Lengkap + jasa pasang | Rp500.000 |
3. Jual Pakaian Muslim Anak
Setelah Lebaran, banyak orang mulai belanja pakaian baru untuk anak. Ini kesempatan bagus untuk membuka toko online pakaian muslim anak.
1. Pilih Supplier atau Produksi Sendiri
Kalau modal terbatas, bisa mulai dengan sistem reseller. Tapi kalau sudah punya modal lebih, produksi sendiri bisa memberi margin keuntungan lebih besar.
2. Tentukan Target Usia
Misalnya 2-5 tahun atau 6-10 tahun. Ini membantu dalam pengadaan stok dan desain.
3. Buat Desain yang Simple tapi Cantik
Orang tua biasanya mencari pakaian yang nyaman dan tidak ribet saat digunakan anak.
4. Gunakan Marketplace dan Media Sosial
Shopee, TikTok Shop, dan Instagram bisa jadi channel utama penjualan.
| Ukuran | Harga Beli | Harga Jual | Keuntungan |
|---|---|---|---|
| 2-3 Tahun | Rp45.000 | Rp75.000 | Rp30.000 |
| 4-5 Tahun | Rp50.000 | Rp85.000 | Rp35.000 |
| 6-7 Tahun | Rp55.000 | Rp90.000 | Rp35.000 |
4. Jasa Cuci Karpet dan Sofa
Setelah Lebaran, rumah biasanya butuh deep cleaning. Banyak keluarga yang ingin membersihkan karpet atau sofa yang terkena debu dan noda saat ramai-ramainya tamu datang.
1. Siapkan Peralatan Dasar
Seperti mesin cuci karpet portable, vacuum cleaner, dan bahan pembersih khusus.
2. Tentukan Zona Operasional
Fokuskan di satu atau dua wilayah agar lebih efisien dalam pengelolaan waktu.
3. Pasang Iklan di Media Sosial Lokal
Grup Facebook atau WA komunitas bisa jadi sumber order pertama.
4. Tawarkan Paket Berganda
Misalnya paket cuci karpet + sofa dengan harga lebih hemat.
| Layanan | Harga per Meter | Estimasi Waktu |
|---|---|---|
| Cuci Karpet | Rp15.000 | 2-3 jam |
| Cuci Sofa | Rp80.000 | 1-2 jam |
| Paket Hemat | Rp90.000 | 3-4 jam |
5. Jual Aneka Camilan dan Minuman Kemasan
Usaha ini cocok buat yang ingin mulai dengan modal minim. Bisa dijalankan dari rumah atau warung kecil.
1. Pilih Produk yang Laris
Contoh: keripik, nugget, susu kemasan, teh botol, atau minuman segar.
2. Siapkan Tempat Display
Bisa pakai rak sederhana atau kardus bekas yang dirapikan.
3. Buka di Lokasi Ramai
Seperti depan sekolah, pasar, atau area parkir mall.
4. Sistem Grosir untuk Reseller
Ajak teman atau tetangga untuk jualan produkmu, dengan harga grosir yang lebih murah.
| Produk | Harga Beli | Harga Jual | Keuntungan |
|---|---|---|---|
| Keripik Kentang | Rp8.000 | Rp12.000 | Rp4.000 |
| Susu Kemasan | Rp4.500 | Rp6.000 | Rp1.500 |
| Teh Botol | Rp3.500 | Rp5.000 | Rp1.500 |
Tips Sukses Menjalankan Bisnis Setelah Lebaran
Memulai bisnis kecil bukan perkara yang sulit, tapi butuh ketekunan dan strategi. Pilih ide yang sesuai dengan modal dan keahlian yang dimiliki. Jangan buru-buru, mulai dari skala kecil dulu, lalu tingkatkan seiring permintaan.
Selain itu, pelayanan yang ramah dan kualitas produk yang konsisten bisa jadi kunci pelanggan kembali. Jangan lupa dokumentasikan setiap proses, baik itu produksi maupun penjualan. Ini penting untuk evaluasi dan pengembangan ke depannya.
Yang terpenting, nikmati prosesnya. Bisnis yang dijalankan dengan enjoy justru punya peluang lebih besar untuk bertahan lama dan berkembang.
Disclaimer: Data harga dan modal bersifat estimasi dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan lokasi.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.








