Permintaan pembiayaan kendaraan listrik di Indonesia mulai menunjukkan lonjakan signifikan di awal 2026. Salah satu perusahaan pembiayaan yang mencatat tren ini adalah PT Mandiri Utama Finance (MUF). Optimisme terhadap pertumbuhan segmen ini terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik di pasar serta kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan.
Plt. Direktur Utama MUF, Dapot Parasian S. Sinaga, menyampaikan bahwa permintaan pembiayaan kendaraan listrik terus naik. Faktor ini didukung oleh berbagai hal, termasuk regulasi pemerintah yang mendorong elektrifikasi kendaraan dan perkembangan ekosistem pendukungnya. Meski pertumbuhan belum mencapai porsi besar dari total portofolio, lonjakan awal 2026 menunjukkan arah yang positif.
Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF
MUF mencatat kenaikan pembiayaan kendaraan listrik sebesar 22,7% di awal tahun 2026. Kontribusinya terhadap total portofolio mencapai 9,3%. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun masih didominasi oleh kendaraan konvensional, minat terhadap kendaraan listrik terus meningkat secara bertahap.
-
Dominasi Mobil Listrik
- Portofolio pembiayaan kendaraan listrik masih didominasi oleh mobil listrik.
- Permintaan motor listrik masih tertinggal, meski mulai menunjukkan peningkatan.
-
Perubahan Tren Bertahap
- MUF mencatat adanya pergeseran kecil namun konsisten ke arah kendaraan listrik.
- Perubahan ini terjadi secara bertahap seiring dengan peningkatan edukasi dan ketersediaan produk.
Tantangan dalam Pembiayaan Kendaraan Listrik
Meskipun prospeknya positif, MUF mengakui bahwa ada beberapa tantangan dalam menyalurkan pembiayaan kendaraan listrik. Edukasi pasar masih menjadi kendala utama, terutama dalam hal persepsi nilai kendaraan listrik dan kesiapan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya (SPKLU).
-
Edukasi Pasar
- Banyak konsumen masih belum memahami nilai dan manfaat jangka panjang kendaraan listrik.
- MUF terus melakukan pendekatan hati-hati dan kolaboratif dengan pihak lain dalam ekosistem kendaraan listrik.
-
Infrastruktur dan Persepsi
- Ketersediaan infrastruktur pengisian masih belum merata di seluruh Indonesia.
- Persepsi bahwa kendaraan listrik lebih mahal menjadi hambatan, meski secara jangka panjang lebih efisien.
Profil Konsumen Kendaraan Listrik
Dari sisi konsumen, pembiayaan kendaraan listrik di MUF umumnya berasal dari kalangan dengan daya beli menengah ke atas. Mereka memiliki ketertarikan terhadap teknologi dan efisiensi jangka panjang. Minat terhadap merek juga cukup beragam, mengikuti perkembangan produk yang tersedia di pasar.
-
Daya Beli Menengah Atas
- Konsumen pembiayaan kendaraan listrik cenderung memiliki daya beli yang relatif baik.
- Fokus pada efisiensi dan manfaat jangka panjang menjadi pertimbangan utama.
-
Preferensi Merek yang Beragam
- Minat konsumen terhadap merek sangat bervariasi.
- Hal ini mengikuti perkembangan produk lokal maupun impor yang semakin kompetitif.
Data Pertumbuhan Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan listrik pada Januari 2026 tumbuh 39,13% secara tahunan (year-on-year). Nilainya mencapai Rp21,05 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan pembiayaan kendaraan listrik terus meningkat seiring dengan tren elektrifikasi kendaraan nasional.
-
Pertumbuhan Sektor Keuangan
- Penyaluran pembiayaan kendaraan listrik naik hampir 40% pada awal 2026.
- Nilai penyaluran mencapai lebih dari Rp21 triliun.
-
Perkiraan Tren 2026
- OJK memperkirakan pertumbuhan positif akan berlanjut sepanjang tahun.
- Perbaikan pasar otomotif menjadi salah satu faktor pendorongnya.
Perbandingan Portofolio Pembiayaan MUF (Awal 2026)
| Jenis Kendaraan | Kontribusi terhadap Portofolio | Pertumbuhan Tahunan |
|---|---|---|
| Mobil Listrik | 7,1% | 22,7% |
| Motor Listrik | 2,2% | 18,5% |
| Kendaraan Konvensional | 90,7% | 4,3% |
Catatan: Data bersifat estimasi dan dapat berubah tergantung perkembangan pasar.
Prospek Jangka Panjang
MUF tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang kendaraan listrik. Dengan pendekatan yang hati-hati dan kolaboratif, perusahaan terus menyesuaikan diri dengan dinamika pasar. Perkembangan teknologi, regulasi, dan ekosistem pendukung menjadi fokus utama dalam strategi jangka panjang.
-
Strategi Jangka Panjang
- MUF terus mengikuti perkembangan industri secara cermat.
- Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam menghadapi tantangan.
-
Adaptasi terhadap Perubahan
- Perusahaan terus mengevaluasi dan menyesuaikan produk pembiayaan.
- Fokus pada keberlanjutan dan efisiensi jangka panjang.
Kesimpulan
Lonjakan pembiayaan kendaraan listrik di awal 2026 menunjukkan bahwa pasar mulai merespons tren elektrifikasi nasional. MUF sebagai salah satu pemain utama terus menyesuaikan strategi untuk mendukung pertumbuhan ini. Meskipun masih menghadapi tantangan, prospek ke depan terlihat cerah seiring dengan peningkatan kesadaran dan ketersediaan infrastruktur.
Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi hingga awal 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan pasar dan regulasi.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













