Finansial

CIMB Niaga Hemat Biaya Operasional untuk Tingkatkan Efisiensi dan Layanan Digital Perbankan

Rista Wulandari
×

CIMB Niaga Hemat Biaya Operasional untuk Tingkatkan Efisiensi dan Layanan Digital Perbankan

Sebarkan artikel ini
CIMB Niaga Hemat Biaya Operasional untuk Tingkatkan Efisiensi dan Layanan Digital Perbankan

Bank CIMB Niaga tengah menjalani transformasi yang menarik perhatian. Di awal tahun ini, bank yang berfokus pada layanan digital ini berhasil menjaga biaya . Langkah ini dilakukan seiring dengan pergeseran perilaku nasabah yang semakin mengandalkan kanal digital.

Efisiensi ini terlihat dari rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (CIR) yang berada di kisaran 46%. Angka ini menjadikan CIMB Niaga sebagai salah satu bank paling efisien di kelompok bank berdasarkan 3 (KBMI 3). Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, menyebut bahwa fokus pengeluaran tahun ini lebih ditujukan untuk memperkuat infrastruktur digital.

Strategi Efisiensi CIMB Niaga

1. Fokus pada Layanan Digital

CIMB Niaga menempatkan digitalisasi sebagai pilar utama dalam strategi operasionalnya. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan nasabah, tetapi juga membantu menekan biaya overhead secara signifikan.

Investasi besar-besaran dilakukan pada infrastruktur data dan keamanan siber. Ini penting mengingat semakin banyaknya transaksi yang dilakukan melalui aplikasi OCTO Mobile, platform digital andalan CIMB Niaga.

2. Pengurangan Mesin ATM dan CRM

Salah satu indikator efisiensi adalah pengurangan jumlah mesin dan CRM (Cash Recycling Machine). Hingga akhir , jumlah mesin CIMB Niaga turun dari 3.256 unit menjadi 2.786 unit.

Tahun Jumlah Mesin ATM & CRM
2024 3.256 unit
2025 2.786 unit

Penurunan ini mencerminkan kepercayaan bank pada layanan digital sebagai pengganti transaksi tunai. Semakin banyak nasabah yang beralih ke kanal online, semakin sedikit kebutuhan akan mesin fisik.

3. Penurunan Cost per Transaction

Dengan semakin banyaknya transaksi digital, biaya per transaksi (cost per transaction) terus menurun. Ini adalah efek langsung dari efisiensi operasional yang didorong oleh digitalisasi.

Lani Darmawan menyatakan bahwa pergeseran perilaku nasabah ke kanal digital memberikan dampak positif terhadap efisiensi . Ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya soal inovasi, tapi juga soal finansial.

Perbandingan Efisiensi di Industri Perbankan

Tren efisiensi biaya overhead tidak hanya terjadi di CIMB Niaga, tetapi juga di seluruh industri perbankan. Berdasarkan data Asesmen Transmisi SBDK RDG Bank Indonesia Maret 2026, biaya overhead industri perbankan turun 31 basis poin menjadi 3,44% pada Februari 2026.

Bulan Biaya Overhead Industri Perbankan
Januari 2026 3,75%
Februari 2026 3,44%

Penurunan ini menunjukkan bahwa bank-bank di Indonesia sedang berlomba meningkatkan efisiensi operasional. CIMB Niaga justru menjadi salah satu yang paling agresif dalam menjalankan strategi ini.

Langkah Selanjutnya CIMB Niaga

1. Akselerasi Digitalisasi dan Otomasi

Ke depan, CIMB Niaga berkomitmen untuk terus mengakselerasi digitalisasi dan otomasi layanan. Tujuannya jelas: meningkatkan kenyamanan nasabah sekaligus efisiensi operasional.

Langkah ini mencakup pengembangan fitur-fitur baru di OCTO Mobile, peningkatan kapasitas server, hingga penguatan sistem keamanan siber. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan digital tidak hanya efisien, tetapi juga aman dan .

2. Edukasi Nasabah

Selain teknologi, CIMB Niaga juga fokus pada edukasi keuangan digital. Ini penting untuk memastikan bahwa nasabah dapat memanfaatkan layanan digital dengan maksimal.

Program edukasi ini mencakup webinar, panduan penggunaan aplikasi, hingga simulasi transaksi digital. Tujuannya agar nasabah tidak hanya menggunakan layanan digital, tapi juga memahami manfaat dan keamanannya.

3. Pengembangan Produk Digital

Produk-produk digital terus dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan nasabah modern. Mulai dari layanan pembayaran, transfer, hingga pengajuan kredit yang bisa dilakukan sepenuhnya secara online.

Ini menunjukkan bahwa CIMB Niaga tidak hanya mengurangi biaya, tapi juga meningkatkan nilai layanan yang diberikan kepada nasabah.

Manfaat Efisiensi untuk Nasabah

Efisiensi biaya yang dilakukan CIMB Niaga bukan berarti mengurangi layanan. Justru sebaliknya, efisiensi ini memungkinkan bank untuk menawarkan layanan yang lebih baik dengan biaya lebih rendah.

Nasabah pun mendapatkan manfaat langsung berupa biaya transaksi yang lebih murah, proses yang lebih cepat, dan layanan yang lebih mudah melalui aplikasi.

Disclaimer

Data dan angka yang disebutkan dalam artikel ini bersifat valid hingga Maret 2026. Perubahan kebijakan, kondisi pasar, dan faktor eksternal lainnya dapat memengaruhi angka-angka tersebut di masa mendatang. Informasi ini disajikan berdasarkan data terkini yang tersedia dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.