Nasional

Kemenhub Lakukan Inspeksi Mendadak Terhadap 60 Ribu Bus Angkutan Lebaran

Danang Ismail
×

Kemenhub Lakukan Inspeksi Mendadak Terhadap 60 Ribu Bus Angkutan Lebaran

Sebarkan artikel ini
Kemenhub Lakukan Inspeksi Mendadak Terhadap 60 Ribu Bus Angkutan Lebaran

Sebelum momen Idulfitri tiba, kembali menggelar serangkaian pemeriksaan keselamatan angkutan umum. Kali ini, fokus utama jatuh pada armada bus yang akan digunakan selama dan balik . Dalam periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah, lebih dari 60 ribu unit bus diperiksa melalui kegiatan ramp check atau inspeksi mendadak.

Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi teknis kendaraan hingga kelayakan pengemudi. Tujuannya jelas: memastikan perjalanan mudik berjalan aman dan bagi semua pemudik. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar bus dinyatakan layak jalan, meski masih ada sejumlah unit yang harus diperbaiki atau bahkan dilarang beroperasi karena melanggar aturan teknis maupun administrasi.

Data Ramp Check Bus Lebaran 2026

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mencatat bahwa sebanyak 60.946 unit bus telah diperiksa selama periode angkutan Lebaran. Pemeriksaan dilakukan secara intensif dari tanggal 23 Februari hingga 23 Maret 2026. Hasilnya dibagi berdasarkan rute operasional dan status kelulusan inspeksi.

1. Pembagian Armada Berdasarkan Rute

Berikut adalah rincian jenis armada yang diperiksa:

Jenis Rute Jumlah Unit Persentase
Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) 27.635 unit 45,34%
Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) 27.461 unit 45,06%
Angkutan Pariwisata 2.651 unit 4,35%
Lainnya .199 unit 5,25%
Total 60.946 unit 100%

2. Status Kelulusan Hasil Ramp Check

Dari total armada yang diperiksa, hanya sebagian yang dinyatakan layak operasional tanpa catatan. Sebagian lainnya mendapat peringatan, sanksi, atau bahkan dilarang beroperasi.

Status Jumlah Unit Persentase
Diizinkan Operasional 38.758 unit 63,59%
Peringatan (Teknis Penunjang) 13.116 unit 21,52%
Tilang & Dilarang Operasional (Administrasi) 1.941 unit 3,18%
Dilarang Operasional (Teknis Utama) 7.131 unit 11,70%
Total 60.946 unit 100%

Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi

Selain bus, para pengemudi juga menjadi objek pemeriksaan. Sebanyak 683 pengemudi diperiksa kesehatannya menjelang Lebaran. Mayoritas dinyatakan sehat dan layak mengemudi, namun ada juga yang tidak memenuhi syarat.

3. Hasil Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi

Status Jumlah Pengemudi Persentase
Sehat dan Layak 634 orang 92,83%
Layak dengan Catatan 40 orang 5,86%
Tidak Layak 9 orang 1,32%
Total 683 orang 100%

Lokasi Ramp Check: Rest Area Ciawi

Sebagai bagian dari upaya pengawasan, kegiatan ramp check juga digelar di lokasi strategis seperti Rest Area Km 45 Tol Jagorawi Ciawi, Kabupaten Bogor. Lokasi ini dipilih karena menjadi jalur padat untuk angkutan umum yang menuju kawasan wisata Puncak dan Sukabumi.

4. Hasil Ramp Check di Rest Area Ciawi

Status Jumlah Unit
Diizinkan Operasional 18 unit
Peringatan Perbaikan 16 unit
Total 34 unit

Beberapa pelanggaran teknis dan administrasi tercatat selama pemeriksaan di lokasi tersebut. Di antaranya adalah ketidakaktifan BLU-e (Bukti Lulus Uji Elektronik), ketiadaan KPS (Kartu Pengawasan), dan pelanggaran lain terkait kelengkapan administrasi kendaraan.

Pelanggaran Umum yang Ditemukan

Berikut adalah daftar pelanggaran yang sering ditemukan selama pemeriksaan:

  • BLU-e tidak aktif: 2 unit
  • Tidak memiliki BLU-e: 3 unit
  • KPS tidak aktif: 3 unit
  • Tidak memiliki KPS: 13 unit

Pelanggaran-pelanggaran ini menjadi dasar bagi petugas untuk memberikan sanksi atau peringatan perbaikan. Kendaraan yang melanggar aspek teknis utama dilarang beroperasi demi keselamatan bersama.

Imbauan untuk Operator Bus

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengimbau seluruh operator bus untuk menjaga armada dan kesiapan pengemudi. Armada yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan, baik dari segi teknis maupun administrasi.

Pengemudi juga harus dalam kondisi sehat dan prima. Ini bukan sekadar aturan, tapi bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan penumpang selama perjalanan mudik dan .

Kesimpulan

Kemenhub terus berupaya memastikan angkutan umum selama Lebaran berjalan aman dan nyaman. Dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap armada dan pengemudi, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Masyarakat pun diharapkan lebih waspada dan memilih armada yang sudah lulus uji keselamatan.

Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu- sesuai dengan hasil pemeriksaan terbaru dari Kementerian Perhubungan. Angka dan persentase mungkin berbeda tergantung lokasi dan waktu pelaksanaan ramp check.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.