Nasional

Mudik Kendaraan Listrik 2026 Lebih Lancar, PLN Siapkan Ribuan SPKLU dan 5.000 Petugas Jaga Siaga

Rista Wulandari
×

Mudik Kendaraan Listrik 2026 Lebih Lancar, PLN Siapkan Ribuan SPKLU dan 5.000 Petugas Jaga Siaga

Sebarkan artikel ini
Mudik Kendaraan Listrik 2026 Lebih Lancar, PLN Siapkan Ribuan SPKLU dan 5.000 Petugas Jaga Siaga

Menjelang Lebaran 2026, PT PLN (Persero) kembali memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di jalur-jalur . Langkah ini diambil untuk mendukung mobilitas masyarakat yang semakin banyak menggunakan mobil listrik, terutama saat arus . Tidak hanya menyediakan ribuan , PLN juga mengerahkan lebih dari 5.000 petugas yang siaga selama 24 .

Persiapan ini mencakup pengecekan menyeluruh terhadap seluruh titik pengisian kendaraan listrik di jalur mudik utama. Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa, memastikan bahwa seluruh fasilitas berada dalam kondisi optimal menjelang libur panjang. Dengan begitu, pengguna EV bisa melakukan perjalanan jarak jauh dengan lebih tenang dan .

Infrastruktur EV yang Semakin Siap Menyambut Mudik

Menjelang Lebaran 2026, PLN tidak main-main dalam mempersiapkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Ini bukan sekadar antisipasi lonjakan pengguna EV, tapi juga bagian dari komitmen jangka panjang untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

1. Ribuan SPKLU Siap Digunakan di Seluruh Indonesia

Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di .078 lokasi. Sebagian besar lokasi ini berada di jalur-jalur strategis yang menjadi rute utama mudik, seperti Sumatra, Jawa, dan Bali.

Tipe pengisian yang tersedia pun bervariasi, mulai dari ultra fast charging hingga standard charging. Variasi ini dirancang agar pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan dan waktu tempuh perjalanan.

2. 1.681 SPKLU Khusus Jalur Mudik 2026

Untuk mendukung mudik Lebaran 2026, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi strategis. Lokasi-lokasi ini tersebar di jalur mudik utama, termasuk di kawasan Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali.

Tipe Pengisian Jumlah Unit Lokasi Utama
Ultra Fast Charging 420 unit Tol Jakarta-Cikampek, Semarang-Yogyakarta
Fast Charging 650 unit Jalur pantura Jawa, Exit tol besar
Medium Charging 410 unit Area rest area dan SPBU listrik
Standard Charging 201 unit Terminal bus, area

3. 5.000 Petugas Siaga Selama 24 Jam

Selain infrastruktur, PLN juga menyiapkan lebih dari 5.000 petugas yang siaga selama 24 jam dalam tiga shift. Petugas ini tidak hanya menjaga SPKLU, tapi juga siap memberikan bantuan teknis dan layanan darurat jika diperlukan.

Pengalaman Nyata Pengguna EV Saat Mudik

Salah satu pengguna EV yang tengah melakukan perjalanan mudik adalah Grisya. Ia memulai perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta menggunakan mobil listrik dan merasa sangat terbantu dengan ketersediaan SPKLU di sepanjang jalan.

"Saya start dari Cibubur jam 9 malam. Dengan kendaraan listrik lebih mudah dapat parkir, lebih murah, dan efisien," ujar Grisya saat ditemui di KM 456A Salatiga.

Pengalaman seperti ini menunjukkan bahwa penggunaan EV untuk perjalanan jauh bukan lagi hal yang sulit. Apalagi dengan dukungan infrastruktur yang makin matang.

Layanan Tambahan untuk Kebutuhan Darurat

Tidak hanya menyediakan SPKLU tetap, PLN juga menyiapkan layanan darurat berupa SPKLU mobile dan unit emergency charging. Layanan ini bisa bergerak cepat ke lokasi apabila ada pengguna EV yang mengalami kehabisan daya di tengah perjalanan.

1. SPKLU Mobile Siap Dikerahkan Cepat

Unit SPKLU mobile ini dirancang untuk bisa ditempatkan di lokasi tertentu secara fleksibel. Ketika ada kehabisan daya atau kepadatan pengguna di satu titik, unit ini bisa langsung dikerahkan.

2. Emergency Charging untuk Situasi Darurat

Selain itu, PLN juga menyediakan layanan emergency charging. Layanan ini bisa diakses pengguna melalui aplikasi atau hotline khusus, dan petugas akan langsung datang ke lokasi dengan peralatan portable.

Perjalanan Mudik Lebih Ramah Lingkungan

Dengan semakin banyaknya pengguna EV, perjalanan mudik tahun ini tidak hanya lebih efisien secara biaya, tapi juga lebih ramah lingkungan. PLN berkomitmen untuk terus memperluas jaringan SPKLU dan meningkatkan layanan agar masyarakat semakin nyaman beralih ke kendaraan listrik.

1. Efisiensi Biaya dan Waktu

Menggunakan mobil listrik untuk mudik terbukti lebih hemat biaya dibandingkan mobil konvensional. Selain itu, waktu pengisian yang terus dipercepat membuat perjalanan jadi lebih efisien.

2. Dukungan Penuh dari PLN

PLN tidak hanya menyediakan infrastruktur, tapi juga aplikasi dan untuk memudahkan pengguna menemukan SPKLU terdekat, memantau status pengisian, hingga mengakses layanan darurat.

Kesimpulan

Menyambut Lebaran 2026, PLN telah menyiapkan ribuan SPKLU dan lebih dari 5.000 petugas siaga selama 24 jam. Dengan dukungan infrastruktur yang makin matang dan layanan darurat yang siap sedia, mudik menggunakan kendaraan listrik menjadi pilihan yang semakin nyaman dan praktis.

Disclaimer: Data dan angka yang disebutkan dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan infrastruktur dan kebijakan terkini dari PLN.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.