Menjelang Lebaran 2026, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk PKH dan BPNT tahap pertama. Pencairan ini menjadi salah satu upaya untuk membantu keluarga tidak mampu menghadapi lonjakan kebutuhan jelang hari raya. Bansos ini tidak hanya mencakup bantuan rutin, tetapi juga tambahan berupa sembako seperti beras dan minyak goreng.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), ini menjadi momen penting untuk memastikan status kepesertaan dan memantau penyaluran bansos. Untungnya, saat ini pengecekan bisa dilakukan secara online, sehingga lebih mudah dan tidak perlu datang ke kantor pos atau loket bantuan.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan salah satu program utama yang disalurkan pemerintah setiap bulan kepada keluarga rentan. Bansos ini berupa bantuan dalam bentuk e-money yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan bahan pangan lainnya.
1. Besaran dan Mekanisme Penyaluran BPNT
Setiap KPM BPNT mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Namun, penyaluran dilakukan tiga bulan sekali, sehingga setiap kali pencairan, total bantuan yang diterima adalah Rp600.000. Dana ini langsung masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing penerima.
2. Cara Cek Status BPNT Secara Online
Untuk memastikan bansos sudah cair atau belum, KPM bisa mengecek statusnya melalui situs resmi atau aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Sosial. Prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam.
- Buka situs resmi cek bansos Kemensos
- Masukkan NIK dan nomor KK
- Lihat status penyaluran dan riwayat bansos
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan sosial bersyarat yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan. Bansos ini tidak hanya membantu kebutuhan pangan, tetapi juga pendidikan dan kesehatan. PKH menjadi salah satu program andalan pemerintah dalam mengurangi kemiskinan jangka panjang.
1. Sasaran Penerima Manfaat PKH
PKH memiliki beberapa komponen sasaran, antara lain:
- Ibu hamil dan menyusui
- Balita usia 0-5 tahun
- Anak usia sekolah dasar hingga menengah
- Lansia usia 60 tahun ke atas
- Penyandang disabilitas
- Korban pelanggaran HAM berat
2. Besaran Bantuan dan Penggunaannya
Besaran bantuan PKH bervariasi tergantung pada komponen sasaran. Misalnya, keluarga dengan anak balita akan mendapatkan bantuan yang berbeda dengan keluarga lansia. Dana yang diterima bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, biaya sekolah, dan pengeluaran kesehatan.
3. Cara Cek Status PKH Online
Sama seperti BPNT, status penyaluran PKH juga bisa dicek secara online. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi laman cek bansos Kemensos
- Masukkan NIK dan nomor KK
- Pilih jenis bansos yang ingin dicek
- Lihat informasi pencairan dan jumlah yang diterima
Perbandingan Bansos PKH dan BPNT
Berikut adalah perbandingan singkat antara PKH dan BPNT untuk memudahkan pemahaman:
| Aspek | PKH | BPNT |
|---|---|---|
| Jenis Bansos | Bantuan bersyarat | Bantuan pangan non tunai |
| Sasaran | Keluarga miskin dengan kriteria tertentu | Keluarga rentan dan tidak mampu |
| Besaran Bantuan | Variatif tergantung komponen | Rp200.000/bulan (total Rp600.000/3 bulan) |
| Penggunaan Dana | Pangan, pendidikan, kesehatan | Pembelian sembako di toko mitra |
| Metode Penyaluran | Transfer ke rekening atau e-money | Transfer ke KKS elektronik |
Tips Menggunakan Bansos dengan Bijak
Menggunakan bansos dengan tepat bisa membantu keluarga bertahan lebih lama menjelang Lebaran. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
- Prioritaskan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan lauk pauk
- Gunakan bansos sesuai tujuan, jangan dialihkan untuk kebutuhan konsumtif lain
- Simpan sisa dana untuk kebutuhan mendesak menjelang hari raya
- Pantau penyaluran bansos secara berkala untuk menghindari keterlambatan
Syarat dan Ketentuan Penerima Bansos
Tidak semua keluarga berhak menerima bansos. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar bisa menjadi KPM:
- Terdaftar dalam Data Terpadu Program Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Penduduk (KIP/KIS/KKS)
- Tidak memiliki penghasilan tetap atau di atas ambang batas kemiskinan
Disclaimer
Informasi yang disajikan bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Besaran bantuan, jadwal penyaluran, dan mekanisme penerimaan bisa berbeda di tiap daerah. Disarankan untuk selalu memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial atau situs cek bansos secara berkala.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













