Perbankan

RUPST Permata Bank (BNLI) 2026 Resmikan Pengangkatan Direksi Baru dan Rencana Pembagian Dividen Tahun Ini

Herdi Alif Al Hikam
×

RUPST Permata Bank (BNLI) 2026 Resmikan Pengangkatan Direksi Baru dan Rencana Pembagian Dividen Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
RUPST Permata Bank (BNLI) 2026 Resmikan Pengangkatan Direksi Baru dan Rencana Pembagian Dividen Tahun Ini

(BNLI) baru saja menyelesaikan agenda penting tahunan mereka melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Acara yang digelar secara hybrid di Jakarta ini tidak hanya menjadi momentum transparansi, tetapi juga menandai sejumlah keputusan strategis yang bakal mengisi peta ke depan.

Salah satu poin penting yang disetujui adalah pengangkatan direktur baru, Sorakrit Phruthanontachai. Pengangkatan ini menandai semakin kuatnya keterlibatan Bangkok Bank sebagai pemegang saham pengendali dalam memperkuat struktur kepemimpinan Permata Bank.

Selain itu, RUPST juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp35 per saham. Dengan total laba bersih tahun 2025 mencapai Rp3,6 triliun, pembagian ini menjadi bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan selama ini.

Agenda Utama RUPST Permata Bank 2026

RUPST tahun ini mengusung enam agenda utama yang disetujui secara bulat oleh para pemegang saham. Masing-masing agenda membawa dampak langsung pada kinerja dan tata kelola perusahaan ke depan.

1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2025

Salah satu agenda awal yang mendapat lampu hijau adalah pengesahan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025. Laporan ini menjadi dasar transparansi bank sepanjang tahun lalu.

2. Penggunaan Laba Bersih dan Pembagian Dividen

RUPST menyetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp3,6 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,266 triliun dialokasikan sebagai dividen tunai untuk para pemegang saham. Artinya, setiap saham mendapat bagian sebesar Rp35.

3. Penunjukan Auditor dan Honorariumnya

Untuk menjaga akurasi dan transparansi laporan keuangan, RUPST juga menyetujui penunjukan kantor akuntan publik yang bakal mengaudit buku tahun 2026. Besaran honorarium dan syarat penunjukan juga telah ditetapkan.

4. Pengangkatan Ulang Dewan Komisaris dan Direksi

Dewan dan direksi yang saat ini menjabat bakal melanjutkan periode mereka hingga 2029. Ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk menjaga stabilitas dan konsistensi kepemimpinan.

5. Pengangkatan Direktur Baru

Agenda ini menjadi sorotan karena menandai masuknya Sorakrit Phruthanontachai sebagai direktur baru. Pengangkatannya resmi setelah mendapat persetujuan dari regulator terkait.

6. Penetapan Remunerasi dan Fasilitas Dewan

RUPST juga menyetujui besar dan jenis remunerasi serta fasilitas lain bagi anggota dewan komisaris, direksi, dan dewan pengawas syariah. Ini dilakukan untuk memastikan kinerja optimal dan keseimbangan tanggung jawab.

Profil Direktur Baru: Sorakrit Phruthanontachai

Sorakrit Phruthanontachai bukanlah sosok baru di dunia perbankan. Ia mengantongi pengalaman lebih dari 27 tahun di Bangkok Bank, salah satu bank terbesar di Thailand. Kehadirannya diharapkan membawa segar dan sinergi baru dalam pengembangan bisnis Permata Bank.

Struktur Kepemimpinan Terbaru Permata Bank

Setelah , susunan kepemimpinan Permata Bank kini terdiri dari dewan komisaris, direksi, dan dewan pengawas syariah.

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Chartsiri Sophonpanich
  • Komisaris: Chong Toh
  • Komisaris: Niramarn Laisathit
  • Komisaris: Chalit Tayjasanant
  • : Haryanto Sahari
  • Komisaris Independen: Goei Siauw Hong
  • Komisaris Independen: Yap Tjay Soen
  • Komisaris Independen: Riswinandi

Direksi

  • Direktur Utama: Meliza Musa Rusli
  • : Dhien Tjahajani
  • Direktur: Dayan Sadikin
  • Direktur: Setiatno Budiman
  • Direktur Unit Usaha Syariah: Rudy Basyir Ahmad
  • Direktur: Eddie Sajoga
  • Direktur: Evi
  • Direktur: Ahmad Mikail Madjid
  • Direktur: Sorakrit Phruthanontachai

Dewan Pengawas Syariah

  • Ketua: Prof. Dr. H. Jaih, SE., MH., M.Ag
  • Anggota: Asep Supyadillah
  • Anggota: Habibullah

Kinerja Keuangan Permata Bank di Tahun 2025

Tahun 2025 menjadi tahun yang solid bagi Permata Bank. Laba setelah pajak mencapai Rp3,6 triliun. Total aset bank juga naik 3,6% secara tahunan menjadi Rp268,3 triliun.

Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 34,6%, sementara CET-1 mencapai 26,6%. Angka ini menunjukkan bahwa bank tetap berada dalam posisi yang kuat dari sisi permodalan.

Apresiasi dari Komisaris Utama

Chartsiri Sophonpanich, Komisaris Utama Permata Bank, menyampaikan apresiasi atas kinerja direksi sepanjang 2025. Menurutnya, pencapaian ini menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.

Visi dan Misi Baru di Bawah Kepemimpinan Meliza Rusli

Meliza M. Rusli, Direktur Utama Permata Bank, menegaskan bahwa bank akan terus berinovasi dan memperkuat . Fokusnya adalah menjadi bank pilihan utama untuk kebutuhan perbankan individu, bisnis, dan keluarga lintas generasi.

Dengan dukungan dari Bangkok Bank, Permata Bank pun siap menjaga kualitas layanan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh stakeholder.

Tabel Ringkasan Keputusan RUPST 2026

No Agenda Keputusan
1 Persetujuan Laporan Tahunan dan Keuangan 2025 Disetujui
2 Penggunaan Laba Bersih dan Pembagian Dividen Dividen tunai Rp35/saham
3 Penunjukan Auditor Tahun 2026 Disetujui
4 Pengangkatan Ulang Dewan Masa jabatan hingga 2029
5 Pengangkatan Direktur Baru Sorakrit Phruthanontachai
6 Remunerasi dan Fasilitas Dewan Disetujui

Disclaimer

Informasi dalam ini bersumber dari keterangan resmi Permata Bank terkait RUPST 2026. Data dan keputusan yang disebutkan dapat berubah seiring dengan regulasi dan kebijakan korporasi yang berlaku.


RUPST 2026 Permata Bank tidak hanya menjadi ajang rutin tahunan, tapi juga titik awal bagi langkah strategis ke depan. Dengan pengangkatan direktur baru dan pembagian dividen yang konsisten, bank ini menunjukkan komitmennya untuk terus tumbuh dan memberikan nilai bagi semua pihak.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.