Total digital loan booking Bank Mandiri melalui platform Livin’ tercatat naik hingga 7 persen di tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam adopsi layanan pinjaman digital oleh nasabah, seiring dengan percepatan transformasi digital di sektor perbankan.
Peningkatan tersebut tidak lepas dari strategi Bank Mandiri dalam mengembangkan ekosistem digital yang terintegrasi, salah satunya melalui aplikasi Livin’. Platform ini memungkinkan nasabah untuk mengajukan pinjaman secara cepat dan mudah, tanpa harus datang ke cabang.
Faktor Pendorong Pertumbuhan Pinjaman Digital
-
Kemudahan Akses dan Proses Cepat
Salah satu daya tarik utama Livin’ adalah kemudahan akses. Nasabah bisa mengajukan pinjaman hanya dengan menggunakan smartphone. Proses verifikasi dan persetujuan pun dilakukan secara otomatis, sehingga dana bisa cair dalam hitungan menit. -
Integrasi Fitur Lengkap dalam Satu Aplikasi
Livin’ tidak hanya menyediakan layanan pinjaman. Dalam satu aplikasi, pengguna juga bisa melakukan transfer, bayar tagihan, belanja online, hingga mengelola investasi. Integrasi ini membuat pengguna lebih betah dan cenderung menggunakan fitur pinjaman saat dibutuhkan.
Peran Livin’ Fest 2025 dalam Mendorong Ekonomi Lokal
Livin’ Fest 2025 yang digelar di Semarang menjadi salah satu wujud nyata dukungan Bank Mandiri terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Event ini tidak sekadar ajang pamer teknologi, tapi juga sarana edukasi dan kolaborasi.
Melalui berbagai rangkaian acara seperti workshop, talkshow, dan bazaar UMKM, Livin’ Fest memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk berkembang. Banyak dari mereka yang akhirnya menggunakan layanan pinjaman digital untuk modal usaha.
1. Kolaborasi dengan Komunitas Kreatif
Livin’ Fest menghadirkan kolaborasi dengan komunitas kreatif lokal. Tujuannya agar inovasi dan kreativitas bisa disalurkan dalam bentuk produk atau layanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
2. Pelatihan Literasi Keuangan
Bagian dari agenda Livin’ Fest adalah pelatihan literasi keuangan. Peserta diajak memahami pentingnya perencanaan keuangan, cara mengelola pinjaman, serta manfaat fintech dalam mendukung pertumbuhan usaha.
3. Showcase Produk UMKM
Sebanyak 50 booth disiapkan untuk memamerkan produk-produk unggulan dari UMKM Jawa Tengah. Acara ini menjadi ajang promosi sekaligus pasar langsung bagi para pelaku usaha.
Syarat dan Ketentuan Pengajuan Pinjaman via Livin’
Untuk bisa mengajukan pinjaman melalui Livin’, ada beberapa syarat dasar yang perlu dipenuhi:
- Warga negara Indonesia
- Berusia minimal 21 tahun
- Memiliki rekening aktif di Bank Mandiri
- Telah mengunduh dan mendaftar di aplikasi Livin’
Proses pengajuan sendiri sangat mudah. Setelah login, pengguna tinggal masuk ke menu “Pinjaman”, pilih jenis pinjaman, isi data diri, dan tunggu hasil verifikasi.
Jenis Pinjaman yang Tersedia di Livin’
| Jenis Pinjaman | Plafon Maksimal | Tenor | Bunga Mulai Dari |
|---|---|---|---|
| Kredit Modal Kerja | Rp 500 juta | 1 – 24 bulan | 7% per tahun |
| Pinjaman Multiguna | Rp 1 miliar | 1 – 60 bulan | 8,5% per tahun |
| KPR | Disesuaikan objek | Sampai 20 tahun | 8% per tahun |
Catatan: Besaran plafon, tenor, dan suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Bank Mandiri.
Tips Mengajukan Pinjaman Digital agar Disetujui
-
Pastikan Data Profil Lengkap dan Valid
Data yang lengkap dan valid akan mempercepat proses verifikasi. Pastikan NIK, NPWP, dan informasi pekerjaan sudah sesuai. -
Riwayat Transaksi Aktif di Livin’
Nasabah yang memiliki riwayat transaksi aktif di Livin’ memiliki peluang lebih besar untuk disetujui. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna serius dan loyal terhadap layanan. -
Ajukan Sesuai Kemampuan Bayar
Hindari mengajukan pinjaman melebihi kemampuan finansial. Gunakan simulasi cicilan di aplikasi untuk membantu perhitungan.
Manfaat Pinjaman Digital bagi Pelaku UMKM
Pinjaman digital melalui Livin’ memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM. Modal yang cair dengan cepat memungkinkan pengusaha untuk segera mengembangkan usaha, baik itu dalam bentuk penambahan stok barang, upgrade peralatan, maupun ekspansi pasar.
Selain itu, proses yang transparan dan tanpa biaya tersembunyi membuat pinjaman digital menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan pinjaman informal.
Tantangan dan Solusi dalam Adopsi Layanan Digital
Meski pertumbuhan penggunaan layanan digital meningkat pesat, masih ada tantangan yang dihadapi, terutama dari kalangan generasi lanjut usia atau masyarakat di daerah terpencil.
Bank Mandiri terus berupaya mengatasi hal ini dengan program edukasi di berbagai daerah serta menyederhanakan tampilan aplikasi agar lebih user-friendly.
Proyeksi Pertumbuhan di Tahun Mendatang
Dengan pertumbuhan 7 persen di 2025, proyeksi Bank Mandiri menunjukkan bahwa digital loan booking bisa mencapai angka dua digit pada tahun-tahun berikutnya. Apalagi dukungan infrastruktur digital semakin matang dan penetrasi internet di masyarakat terus meningkat.
Livin’ sebagai bagian dari ekosistem digital Bank Mandiri, akan terus dikembangkan agar bisa memenuhi kebutuhan nasabah di segala bidang, termasuk pinjaman.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Untuk informasi resmi mengenai produk dan layanan Livin’, silakan kunjungi situs resmi Bank Mandiri atau hubungi customer service.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













