Kemudahan beribadah kini semakin nyata dalam genggaman berkat sinergi strategis antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Integrasi fitur layanan kurban serta pembayaran DAM haji ke dalam aplikasi BYOND by BSI menjadi langkah besar dalam transformasi digital sektor filantropi Islam di Indonesia.
Langkah ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah dengan cara yang lebih praktis, transparan, dan aman. Melalui satu aplikasi, seluruh proses ibadah dapat diselesaikan tanpa harus keluar rumah, sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Transformasi Digital Ibadah Kurban dan DAM Haji
Kolaborasi antara BAZNAS dan BSI bukan sekadar inovasi teknis, melainkan upaya memperkuat ekosistem keuangan syariah digital secara menyeluruh. Dengan memanfaatkan teknologi, masyarakat kini memiliki akses yang lebih luas untuk menunaikan kewajiban maupun sunnah tanpa terkendala jarak dan waktu.
Program yang diusung tahun ini, yakni Kurban Berkah Berdayakan Desa, menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi ibadah mampu memberikan efek domino bagi ekonomi lokal. Peternak binaan di berbagai pelosok negeri kini dilibatkan langsung sebagai penyedia hewan kurban, sehingga rantai ekonomi umat semakin menguat dan kesejahteraan masyarakat desa meningkat.
Kehadiran fitur ini dalam aplikasi BYOND by BSI juga memberikan transparansi penuh bagi nasabah. Proses dari pemilihan hewan hingga penyaluran kurban dapat dipantau langsung, memberikan rasa tenang dan yakin bahwa ibadah yang dilakukan telah sampai kepada mereka yang berhak menerima.
Berikut adalah perbandingan alur transaksi ibadah sebelum dan sesudah adanya digitalisasi melalui aplikasi:
| Aspek Layanan | Metode Konvensional | Metode Digital (BYOND by BSI) |
|---|---|---|
| Aksesibilitas | Datang ke lokasi/kantor | Melalui aplikasi (24/7) |
| Transparansi | Terbatas | Real-time dan terpantau |
| Kecepatan | Butuh waktu antre | Instan dan praktis |
| Dampak Ekonomi | Bergantung pada perantara | Langsung ke peternak binaan |
| Keamanan | Risiko tunai | Terenkripsi dan aman |
Tabel di atas menunjukkan bagaimana pergeseran pola transaksi memberikan efisiensi waktu dan keamanan yang lebih baik. Selain itu, penggunaan mata uang rupiah dalam pembayaran DAM dan kurban turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Langkah Praktis Pembayaran DAM dan Kurban
Bagi yang ingin memanfaatkan layanan ini, prosesnya dirancang sesederhana mungkin agar dapat diakses oleh berbagai kalangan. Berikut adalah tahapan yang perlu diikuti untuk menyelesaikan transaksi ibadah melalui aplikasi:
- Buka aplikasi BYOND by BSI dan lakukan login dengan akun yang terdaftar.
- Cari dan pilih menu Berbagi yang tersedia pada halaman utama aplikasi.
- Klik banner Bayar DAM atau menu Kurban sesuai dengan kebutuhan ibadah.
- Pilih jenis hewan kurban atau paket DAM yang diinginkan.
- Masukkan nominal pembayaran serta doa yang ingin dipanjatkan.
- Lakukan konfirmasi data untuk memastikan seluruh informasi sudah benar.
- Masukkan PIN transaksi sebagai langkah akhir verifikasi.
- Tunggu notifikasi konfirmasi bahwa transaksi telah berhasil dilakukan.
Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, nasabah akan mendapatkan kepastian bahwa dana yang dibayarkan telah masuk ke sistem BAZNAS. Pengelolaan dana tersebut dilakukan secara amanah untuk mendukung berbagai program kesejahteraan umat di seluruh wilayah Indonesia.
Sinergi untuk Peradaban Filantropi Indonesia
Dukungan dari Kementerian Haji RI semakin mempertegas posisi strategis kolaborasi ini dalam mendukung jemaah haji Indonesia. Jemaah kini memiliki fleksibilitas untuk melaksanakan DAM, baik di Arab Saudi maupun di Tanah Air, dengan jaminan pengelolaan yang profesional dan transparan.
Penyaluran DAM di dalam negeri yang dikelola oleh BAZNAS dan BSI diharapkan menjadi tonggak baru dalam sektor filantropi nasional. Potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam bidang ini kini mulai tergarap dengan lebih baik, membuka jalan bagi peradaban ekonomi umat yang lebih mandiri dan berdaya.
Optimisme terus dibangun agar partisipasi masyarakat dalam berkurban dan membayar DAM terus meningkat setiap tahunnya. Dengan literasi keuangan sosial syariah yang semakin baik, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kemudahan layanan digital ini.
Disclaimer: Informasi mengenai fitur, prosedur, dan program yang tercantum dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan internal BAZNAS dan BSI. Pastikan untuk selalu memeriksa pembaruan informasi melalui aplikasi resmi BYOND by BSI atau kanal komunikasi resmi dari pihak terkait sebelum melakukan transaksi.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













