Setiap usai Idul Fitri, masyarakat selalu menantikan kabar soal bansos yang akan terus dicairkan. Tahun 2026 pun tak berbeda. Meski momen lebaran sudah berlalu, sejumlah program bantuan sosial masih berjalan. Penyaluran ini penting untuk memastikan kelangsungan hidup keluarga rentan dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah transisi pasca-lebaran.
Program bansos yang berlanjut ini mencakup berbagai skema, mulai dari PKH, BPNT, hingga BLT Dana Desa. Semuanya disalurkan dengan mekanisme yang disesuaikan dengan data penerima yang telah terverifikasi. Berikut adalah enam jenis bansos yang masih cair pasca Idul Fitri 2026.
1. PKH Tahap 1 Termin Susulan
Program Keluarga Harapan (PKH) masih menjadi salah satu program utama yang terus disalurkan. Pasca Lebaran 2026, PKH tahap pertama memasuki termin susulan. Ini dilakukan untuk menjangkau keluarga yang sebelumnya belum sempat menerima bantuan karena berbagai kendala teknis atau verifikasi data.
Tujuan dari termin susulan ini adalah melengkapi target penyaluran nasional sebanyak 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka yang sudah terdaftar namun belum mendapat bantuan, masih punya kesempatan untuk menerimanya selama data mereka lolos verifikasi.
2. BPNT Tahap 1 Susulan
Selain PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga masih berlanjut lewat tahap susulan. Program ini menyasar sekitar 18,2 juta KPM yang belum mendapatkan bantuan sembako sebelum Lebaran. Penyaluran dilakukan secara bertahap, mengikuti kesiapan data dan distribusi di tiap daerah.
BPNT merupakan program vital yang membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan dasar. Dengan kuota besar ini, pemerintah memastikan bahwa bantuan tetap menyentuh mereka yang membutuhkan meski terlambat menerima.
3. Bansos Validasi Sistem untuk PKH dan BPNT
Penyaluran bansos saat ini semakin bergantung pada sistem digital. Ada skema khusus yang menyalurkan bantuan berdasarkan hasil validasi sistem. Ini mencakup dua kategori utama:
- Penerima BPNT yang secara sistem dinilai memenuhi kriteria PKH.
- Penerima PKH yang memperoleh tambahan BPNT sebagai bantuan pelengkap.
Mekanisme ini memungkinkan penyaluran yang lebih tepat sasaran. Data yang terintegrasi membantu pemerintah menjangkau individu atau keluarga yang sebelumnya mungkin terlewat.
4. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih berjalan pasca Lebaran. Bantuan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan. PIP mencakup bantuan berupa uang tunai dan pendampingan pendidikan.
Penyaluran PIP dilakukan secara rutin setiap bulan. Bagi siswa yang sudah terdaftar, bantuan ini akan terus cair selama memenuhi syarat administrasi dan masih aktif bersekolah.
5. BLT Dana Desa
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa juga masuk dalam daftar bansos yang masih cair. BLT ini diberikan kepada keluarga rentan di wilayah pedesaan. Besaran bantuan disesuaikan dengan kondisi ekonomi desa dan jumlah keluarga penerima.
Penyaluran BLT Dana Desa dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan pemerintah desa dan lembaga penyalur. Data penerima diverifikasi secara berkala untuk memastikan bantuan sampai pada sasaran yang tepat.
6. Bansos Lainnya Berbasis Data Terpadu
Selain program utama, masih ada bansos tambahan yang disalurkan berdasarkan data terpadu. Ini termasuk bantuan dari kementerian atau lembaga lain yang bekerja sama dengan Kemensos. Penyaluran dilakukan secara selektif dan berdasarkan kelayakan penerima.
Program ini biasanya bersifat sementara atau bersifat darurat. Namun karena kondisi ekonomi pasca-lebaran, beberapa bansos ini diperpanjang agar masyarakat tidak mengalami kesulitan.
Perbandingan Jenis Bansos Pasca Lebaran 2026
| No | Jenis Bansos | Sasaran Utama | Tahap Penyaluran | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | PKH Tahap 1 | Keluarga Miskin | Termin Susulan | Masih Berjalan |
| 2 | BPNT Tahap 1 | Keluarga Penerima | Termin Susulan | Masih Berjalan |
| 3 | PKH & BPNT Validasi | Keluarga Terpadu | Validasi Sistem | Masih Berjalan |
| 4 | PIP | Siswa Kurang Mampu | Bulanan | Masih Berjalan |
| 5 | BLT Dana Desa | Warga Desa Rentan | Bulanan | Masih Berjalan |
| 6 | Bansos Lainnya | Sasaran Spesifik | Berdasarkan Data | Masih Berjalan |
Syarat dan Kriteria Penerima Bansos
Untuk bisa menerima bansos pasca Lebaran 2026, calon penerima harus memenuhi sejumlah syarat. Berikut beberapa kriteria umum yang digunakan:
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu identitas bansos lainnya.
- Memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan survei kesejahteraan.
- Tidak terlibat dalam program lain yang bersifat tumpang tindih.
- Aktif dalam program dan tidak terbukti melakukan pelanggaran administrasi.
Tips Cek Status Bansos
Bagi keluarga yang ingin memastikan status bansos mereka, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Cek melalui aplikasi resmi seperti SIKAP atau eForm.
- Datang ke kantor kelurahan atau desa untuk menanyakan langsung.
- Gunakan layanan SMS atau USSD dari operator seluler mitra pemerintah.
- Pantau pengumuman resmi di media sosial atau situs web Kemensos.
Disclaimer
Informasi bansos yang disajikan bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Besaran bantuan, jadwal penyaluran, dan kriteria penerima bisa disesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah atau nasional. Untuk informasi terbaru dan akurat, selalu cek sumber resmi atau hubungi pihak terkait di tingkat lokal.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













