Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali berlanjut pada Mei 2026. Masyarakat, khususnya di wilayah Bogor, perlu memperhatikan adanya pembaruan data melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pembaruan yang mulai diterapkan sejak April 2026 ini membawa perubahan signifikan pada kategori desil keluarga penerima manfaat. Kondisi tersebut menyebabkan adanya pergeseran status, di mana sebagian warga yang sebelumnya menerima bantuan kini tidak lagi terdaftar, sementara warga lain justru baru masuk ke dalam daftar penerima.
Memahami Perubahan Data dan Kategori Desil
Kementerian Sosial melakukan pemutakhiran data secara berkala untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran. Penyesuaian ini didasarkan pada kondisi sosial ekonomi terbaru, mencakup aspek pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi fisik rumah, hingga kepemilikan aset keluarga.
Desil sendiri merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang terbagi menjadi sepuluh tingkatan. Kelompok desil 1 mewakili sepuluh persen masyarakat dengan tingkat ekonomi terendah, sedangkan desil 10 berada pada posisi ekonomi tertinggi.
Berikut adalah rincian prioritas penerima bantuan berdasarkan kategori desil:
| Kategori Desil | Prioritas Penerima | Jenis Bantuan Potensial |
|---|---|---|
| Desil 1 | Sangat Prioritas | PKH, BPNT, PBI-JK |
| Desil 2 | Sangat Prioritas | PKH, BPNT, PBI-JK |
| Desil 3 | Prioritas | PKH, BPNT, PBI-JK |
| Desil 4 | Prioritas | PKH, BPNT, PBI-JK |
| Desil 5 | Pendukung | PBI-JK |
| Desil 6-10 | Tidak Prioritas | Tidak Ada |
Data di atas menunjukkan bahwa kelompok desil 1 hingga 4 menjadi sasaran utama dalam program bantuan sosial pemerintah. Masyarakat yang berada pada desil 5 masih memiliki peluang untuk mendapatkan bantuan berupa Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Perubahan status desil sangat mungkin terjadi seiring dengan perbaikan kondisi ekonomi keluarga atau pemutakhiran data kependudukan. Jika status yang tertera di sistem tidak sesuai dengan kondisi lapangan yang sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan perbaikan data melalui perangkat desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat.
Langkah Pengecekan Melalui Laman Resmi
Kemudahan akses informasi kini menjadi prioritas agar masyarakat tidak perlu lagi mengantre di kantor dinas sosial. Pengecekan status secara mandiri dapat dilakukan dengan memanfaatkan perangkat ponsel pintar atau komputer yang terhubung dengan jaringan internet.
Berikut adalah tahapan pengecekan status penerima melalui situs resmi Kemensos:
- Akses laman resmi Cek Bansos melalui peramban di perangkat.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dengan data yang tertera di KTP.
- Masukkan kode captcha yang muncul pada layar untuk keperluan keamanan data.
- Tekan tombol Cari Data untuk memproses permintaan.
- Perhatikan informasi yang muncul di layar mengenai status penerima dan kategori desil terbaru.
Apabila kode captcha yang muncul sulit terbaca, tersedia tombol refresh untuk memunculkan kode baru yang lebih jelas. Pastikan NIK yang dimasukkan sudah benar agar sistem dapat menampilkan data yang akurat.
Pengecekan Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain menggunakan situs web, tersedia pula aplikasi resmi yang dapat diunduh melalui toko aplikasi di ponsel. Aplikasi ini menawarkan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin memantau status bantuan secara lebih praktis dan berkala.
Berikut adalah tahapan penggunaan aplikasi untuk memantau status bantuan:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu Buat Akun jika belum memiliki akses masuk.
- Lengkapi seluruh data diri yang diminta, termasuk nomor KK, NIK, nama lengkap, serta unggah foto KTP dan swafoto.
- Lakukan verifikasi email untuk mengaktifkan akun yang telah dibuat.
- Masuk ke menu Profil untuk melihat status kepesertaan bansos dan kategori desil secara otomatis.
Penting untuk memastikan bahwa data kependudukan yang diinput ke dalam aplikasi sesuai dengan dokumen asli. Kesesuaian data ini sangat krusial agar proses verifikasi oleh sistem berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Pembaruan data DTSEN yang dilakukan secara rutin merupakan upaya pemerintah untuk menjaga integritas penyaluran bantuan sosial. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi pemerintah terkait perubahan kebijakan bantuan.
Selalu lakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui perkembangan status terbaru. Dengan memantau data secara mandiri, masyarakat dapat lebih cepat merespons jika terdapat ketidaksesuaian data yang memerlukan tindak lanjut dari pihak berwenang.
Disclaimer: Informasi mengenai data penerima, kategori desil, dan jadwal penyaluran bantuan sosial bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan terbaru dari Kementerian Sosial. Pastikan untuk selalu merujuk pada kanal resmi pemerintah untuk mendapatkan informasi yang paling mutakhir.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













