Finansial

PNM Luncurkan Penawaran Sukuk dan Obligasi Tahap Terbaru dengan Imbal Hasil Maksimal 6 Persen

Retno Ayuningrum
×

PNM Luncurkan Penawaran Sukuk dan Obligasi Tahap Terbaru dengan Imbal Hasil Maksimal 6 Persen

Sebarkan artikel ini
PNM Luncurkan Penawaran Sukuk dan Obligasi Tahap Terbaru dengan Imbal Hasil Maksimal 6 Persen

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali membuka penawaran dan sukuk terbaru dengan imbal hasil menarik hingga 6%. ini diberi nama Obligasi Berwawasan Sosial Orange I Tahap III dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange I Tahap IV, keduanya jatuh tempo pada tahun .

Penawaran ini menjadi bagian dari rencana penggalangan dana yang lebih besar. Obligasi sosial orange ditargetkan mencapai total Rp 6 triliun, sementara sukuk mudharabah ditargetkan hingga Rp 10 triliun. Kali ini, PNM menawarkan sekitar Rp 1,01 triliun untuk obligasi dan Rp 721,42 miliar untuk sukuk.

Rincian Penawaran Obligasi dan Sukuk Orange

Untuk obligasi, terdapat tiga seri yang ditawarkan dengan tenor dan tingkat bunga berbeda. Seri A memiliki nilai pokok Rp 709,505 miliar dengan tenor 370 hari dan bunga tetap 5,15% per tahun. Seri B senilai Rp 25 miliar memberikan bunga 5,7% untuk masa dua tahun. Sementara Seri C senilai Rp 279,06 miliar menawarkan bunga tetap 6% dengan tenor tiga tahun.

Sukuk mudharabah juga menawarkan tiga seri. Seri A sebesar Rp 540,605 miliar dengan tenor 370 hari memberikan imbal hasil setara 5,15%. Seri B senilai Rp 25,7 miliar menawarkan imbal hasil 5,7% untuk dua tahun. Seri C sebesar Rp 155,12 miliar memberikan imbal hasil 6% untuk tenor tiga tahun.

Jadwal Penawaran dan Pelaksanaan

Penawaran obligasi dan sukuk ini memiliki jadwal yang sudah ditentukan. Tanggal efektif penerbitan adalah 26 Juni . Masa penawaran umum berlangsung dari 31 Maret hingga 6 April 2026. Penjatahan dilakukan pada 7 April 2026, diikuti dengan distribusi secara elektronik pada 9 April 2026. Dana hasil pemesanan yang tidak berhasil diserap akan dikembalikan pada tanggal yang sama. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 10 April 2026.

Penggunaan Dana dan Tujuan Sosial

Dana yang terkumpul dari obligasi akan digunakan sebagai kerja untuk pembiayaan Mekaar, program pinjaman mikro PNM. Sementara itu, dana dari sukuk mudharabah akan disalurkan untuk pembiayaan Mekaar Syariah. Keduanya merupakan bagian dari komitmen PNM dalam mendukung dan pemberdayaan usaha mikro.

Rating dan Penjamin Emisi

Obligasi dan sukuk ini memiliki rating idAAA dan idAAA(sy) dari Pefindo, menunjukkan kualitas emiten yang sangat baik dan risiko kredit rendah. Penawaran ini didukung oleh lima penjamin pelaksana dan penjamin emisi, yaitu PT Bahana Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia.

Perbandingan Imbal Hasil dan Tenor

Berikut adalah ringkasan perbandingan antara obligasi dan sukuk yang ditawarkan:

Jenis Instrumen Seri Nilai Pokok Tenor Imbal Hasil/Bunga
Obligasi A Rp 709,505 Miliar 370 hari 5,15% per tahun
Obligasi B Rp 25 Miliar 2 tahun 5,7% per tahun
Obligasi C Rp 279,06 Miliar 3 tahun 6% per tahun
Sukuk A Rp 540,605 Miliar 370 hari 5,15% per tahun
Sukuk B Rp 25,7 Miliar 2 tahun 5,7% per tahun
Sukuk C Rp 155,12 Miliar 3 tahun 6% per tahun

Mengapa Obligasi dan Sukuk Ini Layak Dipertimbangkan?

Bagi investor yang mencari instrumen berimbang antara keuntungan dan dampak sosial, obligasi dan sukuk orange ini menawarkan kombinasi menarik. Imbal hasil yang kompetitif, tenor fleksibel, serta dukungan dari emiten terpercaya menjadikannya pilihan yang solid.

Selain itu, penggunaan dana yang transparan untuk program Mekaar dan Mekaar Syariah memberikan nilai tambah sosial. Investor tidak hanya mendapatkan return finansial, tetapi juga berkontribusi langsung pada pemberdayaan usaha kecil dan menengah.

Syarat dan Ketentuan Investasi

  1. Investor wajib memiliki rekening efek di Bursa Efek Indonesia.
  2. Pembelian dapat dilakukan melalui penjamin emisi yang telah ditunjuk.
  3. Minimal pembelian mengikuti ketentuan lot yang berlaku di pasar sekunder.
  4. Dokumen penawaran dapat diakses melalui situs resmi PNM atau penjamin emisi terkait.

Tips Sebelum Investasi

  1. Pahami profil risiko – Meskipun memiliki rating tinggi, pastikan instrumen ini sesuai dengan investasi dan toleransi risiko.
  2. Cek jadwal penawaran – Jangan sampai ketinggalan masa penawaran umum yang hanya berlangsung selama tujuh hari.
  3. Gunakan dana yang tidak meng mengganggu kebutuhan utama – Investasi sebaiknya dilakukan dengan dana yang bersifat surplus.
  4. Pantau perkembangan pasar – Pergerakan suku bunga bisa mempengaruhi nilai pasar obligasi di sekunder.

Penutup

Obligasi dan sukuk orange tahap dari PNM memberikan alternatif investasi yang menarik di tengah dinamika pasar keuangan. Dengan imbal hasil hingga 6%, tenor yang fleksibel, serta dampak sosial yang nyata, instrumen ini cocok untuk investor yang ingin berinvestasi dengan tujuan ganda: keuntungan dan kemanfaatan.

Namun, perlu diingat bahwa informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya calon investor selalu merujuk pada dokumen penawaran resmi dan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum memutuskan investasi.

Retno Ayuningrum
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.