Perusahaan manufaktur nasional, PT Avia Avian Tbk (Avian Brands), kembali mencatatkan pencapaian penting dalam laporan keberlanjutannya. Dalam studi tahunan “2024 Sustainability Report Study of Indonesia Listed Companies” yang digelar oleh Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) bersama Moores Rowland Indonesia (MRI), Avian Brands berhasil meraih peringkat A+.
Pencapaian ini menempatkan Avian Brands sebagai salah satu dari 16 perusahaan terbaik—alias masuk ke dalam 6 persen teratas dari total 263 perusahaan publik yang dinilai. Artinya, kualitas pelaporan keberlanjutannya termasuk yang paling transparan dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional.
Posisi Avian Brands di Tren ESG Nasional
ESG (Environmental, Social, Governance) kini bukan lagi sekadar istilah modis. Ini adalah parameter penting yang digunakan investor, regulator, dan publik untuk menilai kinerja perusahaan secara menyeluruh. Perusahaan-perusahaan besar, termasuk Avian Brands, mulai menyesuaikan strategi bisnis mereka agar selaras dengan prinsip ESG.
Tren ini mendorong transparansi yang lebih tinggi. Bukan hanya soal profit, tapi juga dampak lingkungan, kesejahteraan karyawan, hingga tata kelola perusahaan. Dalam konteks ini, pencapaian Avian Brands menjadi cerminan bahwa perusahaan manufaktur lokal mulai memahami pentingnya keberlanjutan.
Faktor-Faktor yang Mendukung Pencapaian Ini
1. Penerapan Standar Global dalam Pelaporan
Penilaian dalam studi ini tidak main-main. FIHRRST dan MRI menggunakan kerangka pelaporan internasional seperti GRI Standards dan IFRS S1 serta S2. Artinya, Avian Brands harus menunjukkan bahwa laporannya tidak hanya lengkap, tetapi juga relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara global.
2. Kesesuaian dengan Regulasi Nasional
Selain itu, pelaporan Avian Brands juga disesuaikan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (POJK 51/2017) dan indikator IDX ESG Metrics. Ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya memenuhi standar internasional, tapi juga memperhatikan aspek regulasi lokal.
3. Fokus pada Tata Kelola Perusahaan
Tema studi tahun ini adalah “Penguatan Tata Kelola”. Ini mencakup praktik Good Corporate Governance, kebijakan anti-korupsi, etika bisnis, hingga penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia di sepanjang rantai nilai perusahaan. Avian Brands dinilai mampu menjalankan semua ini dengan baik.
Strategi Keberlanjutan Avian Brands
1. Peluncuran Sustainability Strategy 2025
Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Avian Brands. Perusahaan meluncurkan strategi keberlanjutan jangka panjang yang dirancang untuk memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab. Strategi ini tidak hanya soal lingkungan, tapi juga mencakup aspek sosial dan tata kelola.
2. Peningkatan Transparansi Operasional
Dengan strategi ini, Avian Brands berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan transparansi operasionalnya. Tujuannya jelas: membangun kepercayaan dari investor, konsumen, dan masyarakat luas.
3. Penguatan Nilai Jangka Panjang
Robert Christian Tanoko, Direktur Operasional dan Pengembangan Avian Brands, menyatakan bahwa strategi ini adalah bagian dari upaya untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Bukan hanya soal keuntungan sesaat, tapi juga dampak positif yang berkelanjutan.
Perbandingan Peringkat ESG Perusahaan Manufaktur
Berikut adalah perbandingan singkat antara beberapa perusahaan manufaktur besar di Indonesia berdasarkan hasil studi FIHRRST dan MRI:
| Perusahaan | Peringkat ESG | Tahun Laporan | Catatan Khusus |
|---|---|---|---|
| PT Avia Avian Tbk | A+ | 2024 | Termasuk Top 6% dari 263 perusahaan |
| PT Semen Indonesia | A | 2024 | Fokus pada emisi karbon dan energi |
| PT Astra Agro Lestari | B+ | 2024 | Kebijakan rantai pasok berkelanjutan |
| PT Gudang Garam Tbk | A- | 2024 | Transparansi tata kelola tinggi |
Catatan: Data bersifat estimasi berdasarkan hasil studi dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Peran ESG dalam Bisnis Masa Depan
ESG bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Investor global kini lebih selektif dalam menanamkan modalnya. Perusahaan yang tidak transparan soal kinerja ESG berisiko tertinggal. Di sisi lain, perusahaan yang mampu menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan justru semakin diminati.
Avian Brands, dengan pencapaian A+ ini, telah membuktikan bahwa perusahaan manufaktur lokal bisa bersaing di level global—selama mereka serius dalam menjalankan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Tantangan yang Masih Dihadapi
Meski pencapaian ini patut diacungi jempol, jalan ke depan tidak selalu mulus. Banyak perusahaan masih menghadapi tantangan dalam hal pengumpulan data yang akurat, keterlibatan stakeholder, dan adaptasi terhadap standar pelaporan yang terus berkembang.
Namun, dengan strategi yang tepat dan komitmen jangka panjang, Avian Brands tampaknya siap menghadapi tantangan tersebut. Perusahaan ini terus berinovasi dalam mengintegrasikan ESG ke dalam core business-nya.
Penutup
Pencapaian Avian Brands dalam studi ESG tahun 2024 menunjukkan bahwa perusahaan lokal kini semakin sadar akan pentingnya transparansi dan tanggung jawab sosial. Di tengah persaingan global yang ketat, langkah-langkah strategis seperti ini bukan hanya soal reputasi, tapi juga keberlangsungan bisnis itu sendiri.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat referensial dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan regulasi dan hasil studi terbaru.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.












