PT Bank Aladin Syariah Tbk terus memperkuat posisinya di industri perbankan digital syariah lewat kolaborasi strategis dan inovasi layanan. Salah satu mitra utamanya adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau yang lebih dikenal sebagai Alfa Group. Sinergi ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tapi juga membuka peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.
Kolaborasi dengan ekosistem Alfa Group memberikan akses langsung kepada Bank Aladin untuk menyasar segmen masyarakat yang lebih luas. Dukungan ini terlihat dari pemanfaatan jaringan ritel yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti Alfamart, Alfamidi, Lawson, hingga Dan+Dan. Dengan lebih dari 23 ribu titik layanan, Bank Aladin bisa menjangkau nasabah di berbagai wilayah, termasuk yang belum tersentuh layanan perbankan konvensional.
Penguatan Ekosistem dan Kolaborasi Strategis
- Integrasi Layanan Payroll di Lingkungan Alfa Group
Hampir seluruh layanan payroll di internal Alfa Group kini dikelola oleh Bank Aladin Syariah. Ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis, karena memungkinkan bank untuk menjangkau ribuan karyawan Alfa Group secara langsung. Integrasi ini tidak hanya efisien, tapi juga memperkuat loyalitas nasabah.
- Pembiayaan Rantai Pasok dalam Ekosistem
Bank Aladin juga aktif menggarap skema pembiayaan di sektor supply chain yang terhubung dengan Alfa Group. Mulai dari supplier financing hingga pembiayaan kontraktor, skema ini mencakup berbagai kebutuhan operasional mitra bisnis. Porsi pembiayaan yang terkait dengan ekosistem ini mencapai 20% hingga 30% dari total pembiayaan bank.
- Target Pertumbuhan Tahun Ini
Bank Aladin menargetkan pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 9% hingga 11% pada tahun ini. Namun, Presiden Direktur Koko Rachmadi menyebut bahwa target ini masih bisa direvisi mengingat dinamika ekonomi awal tahun yang belum stabil.
Inovasi Layanan untuk Kemudahan Nasabah
- Fitur Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA
Salah satu inovasi terbaru yang diluncurkan adalah fitur tarik tunai tanpa kartu. Nasabah bisa menarik uang di sekitar 16 ribu titik ATM BCA hanya dengan menggunakan aplikasi Bank Aladin. Biaya transaksi pun cukup terjangkau, yaitu Rp5.000 per transaksi. Bank juga berencana menjalin kerja sama dengan bank lain untuk memperluas jaringan ini.
- Transaksi Tunai di Jaringan Ritel
Selain ATM, nasabah juga bisa melakukan transaksi tarik dan setor tunai di lebih dari 23 ribu titik ritel Alfa Group. Ini sangat membantu nasabah yang tinggal di daerah dengan akses perbankan terbatas. Layanan ini mempercepat inklusi keuangan, terutama di kalangan masyarakat non-kota.
- Peningkatan Rata-Rata Transaksi Bulanan
Pada tahun 2025, rata-rata transaksi bulanan nasabah Bank Aladin mencapai Rp14 juta, naik dari Rp6 juta di tahun sebelumnya. Mayoritas transaksi ini digunakan untuk pembayaran dan pembelian, menunjukkan bahwa layanan digital bank ini semakin digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Inisiatif Sosial dan Literasi Keuangan
- Program Warteg Gratis saat Ramadan
Menjelang Ramadan 1447H, Bank Aladin dan Alfa Group meluncurkan program Warteg Gratis. Program ini menyalurkan 60.000 paket buka puasa di 34 provinsi bekerja sama dengan 102 UMKM warteg. Inisiatif ini tidak hanya membantu masyarakat, tapi juga memberikan dampak positif pada ekonomi lokal.
- Mudik Gratis Menjelang Idul Fitri
Bank Aladin turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Alfamart-Alfamidi yang memberangkatkan 3.000 peserta. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap karyawan ritel dan masyarakat umum menjelang hari raya.
- Kelas Literasi Keuangan untuk Karyawan Lawson
Pada 5 Maret 2026, Bank Aladin menggelar kelas literasi keuangan untuk karyawan Lawson. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan keuangan pribadi dan strategi penggunaan THR secara bijak. Kelas ini diisi oleh Financial Planner Ayu Sara Herlia, memberikan pemahaman praktis yang bisa langsung diterapkan.
- Beasiswa dan Program Umrah Ala Pensiun
Bank Aladin juga aktif dalam program pendidikan dan kesejahteraan. Beasiswa disalurkan kepada mahasiswa dari daerah tertinggal dan terdampak bencana. Sementara itu, awal 2026, nasabah produk Ala Pensiun diberangkatkan umrah bersama PT Umrah Madani Amanah (UMA).
Perkembangan Aset dan Dana Pihak Ketiga
Tabel berikut menunjukkan perkembangan aset dan dana pihak ketiga Bank Aladin Syariah dalam beberapa tahun terakhir:
| Tahun | Total Aset (Rp) | Dana Pihak Ketiga (Rp) | Pertumbuhan Aset (YoY) |
|---|---|---|---|
| 2023 | 7,5 triliun | 5,2 triliun | – |
| 2024 | 10,8 triliun | 7,1 triliun | 44% |
| 2025 | 14,2 triliun | 9,5 triliun | 31,5% |
Catatan: Data di atas bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai laporan resmi perusahaan.
Momentum Ramadan sebagai Pendorong Inklusi Keuangan
Ramadan menjadi waktu yang strategis bagi Bank Aladin untuk memperkuat kolaborasi dengan Alfa Group. Program-program yang dihadirkan tidak hanya bernilai komersial, tapi juga sosial. Koko Rachmadi menegaskan bahwa kolaborasi ekosistem adalah kunci utama dalam memperluas akses layanan keuangan syariah.
Melalui jaringan ritel yang luas, Bank Aladin mampu menyasar masyarakat yang sebelumnya belum terlayani dengan baik. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung inklusi keuangan nasional, khususnya dalam ekosistem syariah yang terus berkembang.
Penutup
Bank Aladin Syariah terus membuktikan bahwa perbankan digital syariah bisa menjadi solusi inklusif dan inovatif. Dengan kolaborasi yang kuat dan layanan yang mudah diakses, bank ini tidak hanya tumbuh secara bisnis, tapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Ke depan, pengembangan layanan dan ekosistem akan terus menjadi fokus utama.
Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi terkini dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













