Permintaan perlindungan perjalanan haji dan umrah terus menunjukkan tren positif. Mobilitas jemaah yang meningkat menjadi salah satu faktor utama di balik kenaikan tersebut. PT Zurich General Takaful Indonesia atau Zurich Syariah melihat peluang ini sebagai momentum untuk memperluas pemasaran produk asuransi syariah mereka.
Direktur Utama Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak, menyampaikan bahwa permintaan produk perlindungan perjalanan terus tumbuh seiring dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan berbasis syariah. Pada Januari 2026, pertumbuhan jumlah polis mencatat kenaikan sekitar 6%. Meski belum signifikan dalam kontribusi terhadap total portofolio perusahaan, Zurich Syariah optimistis bahwa segmen ini bisa menjadi mesin pertumbuhan baru.
Strategi Zurich Syariah Tingkatkan Pemasaran Perlindungan Haji dan Umrah
Untuk menangkap peluang yang ada, Zurich Syariah mengambil beberapa langkah strategis. Langkah-langkah ini dirancang untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar asuransi syariah, khususnya dalam segmen perlindungan perjalanan ibadah.
1. Penguatan Kolaborasi dengan Penyelenggara Perjalanan
Zurich Syariah memperkuat kemitraan dengan berbagai penyelenggara perjalanan haji dan umrah. Melalui kolaborasi ini, produk asuransi bisa lebih mudah dijangkau oleh calon jemaah. Kerja sama ini juga memungkinkan integrasi produk asuransi langsung ke dalam paket perjalanan, sehingga jemaah tidak perlu repot mencari perlindungan tambahan.
2. Peningkatan Literasi Keuangan dan Perlindungan Syariah
Perusahaan juga aktif melakukan edukasi terkait pentingnya perlindungan selama perjalanan ibadah. Melalui berbagai kampanye digital dan offline, Zurich Syariah menyampaikan manfaat dari asuransi syariah yang sesuai dengan nilai-nilai keagamaan nasabah. Ini penting karena banyak calon nasabah masih belum memahami secara mendalam manfaat perlindungan tersebut.
3. Penyempurnaan Pengalaman Nasabah
Zurich Syariah terus mengembangkan layanan pelanggan dan sistem klaim agar lebih mudah dan transparan. Proses klaim yang cepat dan sesuai prinsip syariah menjadi nilai tambah yang diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk mereka.
Tren Klaim dan Risiko yang Sering Terjadi
Zurich Syariah mencatat bahwa klaim yang paling sering diajukan berkaitan dengan gangguan perjalanan. Misalnya penundaan atau perubahan jadwal penerbangan, klaim kesehatan, serta kehilangan bagasi. Meski jumlahnya cukup tinggi, manajemen risiko perusahaan menyatakan bahwa tren ini masih dalam batas normal dan dapat dikelola dengan baik.
| Jenis Klaim | Frekuensi | Keterangan |
|---|---|---|
| Gangguan perjalanan (penundaan, pembatalan) | Tinggi | Sering terjadi karena faktor eksternal seperti cuaca atau teknis maskapai |
| Klaim kesehatan | Sedang | Terkait kondisi medis selama perjalanan |
| Kehilangan bagasi | Rendah hingga sedang | Biasanya diselesaikan melalui proses standar maskapai |
Secara keseluruhan, proses klaim dijalankan secara transparan dan sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini menjadi salah satu komitmen Zurich Syariah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.
Fitur Unggulan Produk Asuransi Haji dan Umrah Zurich Syariah
Produk perlindungan perjalanan haji dan umrah Zurich Syariah dirancang dengan cakupan yang komprehensif. Tidak hanya melindungi dari risiko kecelakaan atau kesehatan, produk ini juga menyediakan berbagai fitur tambahan yang mendukung kenyamanan selama perjalanan ibadah.
Fitur Halal Trip Directory
Salah satu fitur unggulan adalah Halal Trip Directory. Fitur ini menyediakan panduan perjalanan halal yang mencakup informasi restoran halal, lokasi masjid terdekat, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya. Ini sangat membantu jemaah dalam memenuhi kebutuhan ibadah dan kesehatan selama di luar negeri.
Persiapan Zurich Syariah Menghadapi Kebijakan Baru Pemerintah
Zurich Syariah juga tengah memantau rencana pembentukan konsorsium asuransi haji yang sedang digodok oleh pemerintah. Perusahaan menyatakan kesiapan untuk mendukung setiap inisiatif yang memberikan perlindungan terbaik bagi jemaah serta memperkuat ekosistem asuransi syariah secara nasional.
Namun, untuk saat ini, Zurich Syariah masih menunggu arahan resmi lebih lanjut dari otoritas terkait. Jika kebijakan tersebut terbit, perusahaan siap menyesuaikan strategi dan operasionalnya agar tetap relevan dan kompetitif di pasar.
Penutup
Mobilitas jemaah yang terus meningkat memberi peluang besar bagi Zurich Syariah untuk mengembangkan produk asuransi haji dan umrah. Dengan pendekatan berbasis syariah, kolaborasi strategis, dan peningkatan literasi keuangan, perusahaan berharap bisa menjadi pilihan utama masyarakat dalam melindungi perjalanan ibadah mereka.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terkini per Maret 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan dinamika pasar.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.









