PT Sinarmas Asset Management (AM) menetapkan target ambisius untuk tahun 2026. Perusahaan menargetkan dana kelolaan atau assets under management (AUM) mencapai Rp 70 triliun. Target ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Sinarmas AM di tengah persaingan industri manajemen investasi yang kian kompetitif.
Saat ini, Sinarmas AM telah mengelola dana sebesar Rp 65 triliun. Angka ini naik dari posisi akhir 2025 yang mencatat AUM sebesar Rp 62,39 triliun. Direktur Utama Sinarmas AM, Alex Setyawan, menyebut bahwa pencapaian target tersebut akan didukung oleh peluncuran sejumlah produk reksadana baru serta ekspansi kanal distribusi.
Strategi Sinarmas AM Capai Target AUM Rp 70 Triliun
Untuk mencapai target AUM Rp 70 triliun pada 2026, Sinarmas AM mengandalkan strategi yang terintegrasi. Mulai dari inovasi produk hingga penguatan mitra distribusi. Langkah-langkah ini dirancang agar Sinarmas AM tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika pasar modal Indonesia.
1. Pengembangan Produk Investasi Baru
Salah satu fokus utama Sinarmas AM adalah peluncuran produk-produk investasi baru yang sesuai dengan kebutuhan investor. Produk terbaru yang baru dirilis adalah Reksadana Global berbasis S&P 500 ESG Shariah Index. Produk ini memberi investor akses ke perusahaan global yang memenuhi prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dan syariah.
2. Perluasan Kanal Distribusi
Sinarmas AM terus memperluas jaringan distribusi melalui kerja sama dengan berbagai mitra strategis. Dengan meningkatnya akses distribusi, lebih banyak investor yang bisa menjangkau produk investasi Sinarmas AM dengan mudah.
3. Peningkatan Literasi Keuangan
Meningkatnya literasi keuangan di masyarakat menjadi faktor pendukung penting bagi pertumbuhan industri investasi. Sinarmas AM aktif mengedukasi investor melalui berbagai program edukkasi dan literasi keuangan agar lebih banyak masyarakat yang memahami pentingnya investasi jangka panjang.
Tren Industri Manajemen Investasi di Indonesia
Per Januari 2026, total dana kelolaan industri manajemen investasi di Indonesia telah mencapai lebih dari Rp 1.058 triliun. Jumlah produk investasi mencapai 2.385 produk dengan lebih dari 20 juta nasabah aktif. Angka ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap investasi semakin tinggi.
Perbandingan Pertumbuhan AUM Sinarmas AM
| Tahun | AUM Sinarmas AM |
|---|---|
| 2024 | Rp 55 triliun |
| 2025 | Rp 62,39 triliun |
| 2026 (target) | Rp 70 triliun |
Pertumbuhan AUM Sinarmas AM selama dua tahun terakhir menunjukkan tren positif. Dengan target Rp 70 triliun di 2026, perusahaan berada di jalur yang tepat untuk memperbesar market share di industri reksadana.
Reksadana Global Berbasis ESG dan Syariah
Chief Investment Officer Sinarmas AM, Genta Wira Anjalu, menjelaskan bahwa produk Reksadana Global ini dirancang untuk memberikan akses investasi yang lebih luas. Investor bisa menikmati eksposur terhadap perusahaan global yang memiliki tata kelola dan keberlanjutan kuat.
Produk ini tidak hanya memenuhi prinsip ESG, tetapi juga sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini menjadi nilai tambah bagi investor yang ingin berinvestasi secara bertanggung jawab dan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan.
Keunggulan Produk Reksadana Global Sinarmas AM
- Akses ke perusahaan global terpilih
- Memenuhi prinsip ESG dan syariah
- Diversifikasi risiko investasi
- Potensi return yang kompetitif
Potensi Pasar Investasi di Tengah Dinamika Ekonomi Global
Industri investasi di Indonesia terus menunjukkan ketahanan meski berada di tengah ketidakpastian global. Sinarmas AM optimis bahwa pertumbuhan ekonomi domestik yang stabil serta peningkatan partisipasi investor ritel akan terus mendorong pertumbuhan AUM.
Selain itu, produk-produk berbasis ESG dan syariah menjadi tren yang semakin diminati. Investor kini tidak hanya mencari keuntungan finansial, tetapi juga dampak positif dari investasi yang mereka lakukan.
Faktor Pendukung Pertumbuhan Industri Reksadana
- Meningkatnya kesadaran investasi di kalangan masyarakat
- Dukungan pemerintah terhadap literasi keuangan
- Inovasi produk yang sesuai dengan nilai-nilai keberlanjutan
- Stabilitas ekonomi makro Indonesia
Kesimpulan
Target AUM Rp 70 triliun pada 2026 menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Sinarmas AM. Dengan strategi yang terarah, mulai dari inovasi produk hingga penguatan distribusi, Sinarmas AM berada di posisi yang kuat untuk mencapai target tersebut.
Produk Reksadana Global berbasis ESG dan syariah menjadi salah satu andalan untuk menarik lebih banyak investor. Langkah ini sejalan dengan tren global yang menuntut transparansi, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial dari perusahaan.
Disclaimer: Data dan target yang disebutkan dalam artikel ini bersifat prediktif dan dapat berubah tergantung pada kondisi pasar serta kebijakan perusahaan. Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













