Menjelang perayaan Idulfitri 2026, Bank Mandiri Region VI Jawa Barat menyiapkan dana tunai sebesar Rp4,58 triliun. Alokasi ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran, khususnya di wilayah Jawa Barat. Jumlah ini naik 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp4,36 triliun.
Kenaikan tersebut mencerminkan antisipasi terhadap lonjakan aktivitas ekonomi menjelang hari raya. Termasuk di antaranya adalah pencairan THR, peningkatan belanja harian, serta arus mudik yang berdampak pada kebutuhan uang tunai di berbagai lokasi.
Persiapan Uang Tunai dan Infrastruktur
Bank Mandiri tidak hanya menyiapkan uang tunai dalam jumlah besar. Perseroan juga memastikan seluruh infrastruktur pendukung layanan perbankan tetap optimal selama masa libur Idulfitri. Mulai dari ATM, CRM, hingga sistem digital yang digunakan masyarakat.
1. Alokasi Uang Tunai Harian
Bank Mandiri Region VI memperkirakan kebutuhan uang tunai harian berkisar antara Rp120 miliar hingga Rp130 miliar. Angka ini didorong oleh peningkatan aktivitas ekonomi menjelang Lebaran, termasuk pencairan gaji dan THR ASN yang biasanya terjadi bersamaan dengan arus mudik.
2. Jumlah ATM dan CRM yang Disiapkan
Untuk memastikan ketersediaan uang tunai, Bank Mandiri mengoperasikan sebanyak 1.203 unit ATM dan CRM di wilayah Jawa Barat. Selain itu, terdapat 16.209 mesin EDC yang tersebar di berbagai lokasi strategis.
3. Keterlibatan dalam Program SERAMBI 2026
Bank Mandiri turut serta dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah IdulFitri (SERAMBI) 2026 yang digagas oleh Bank Indonesia. Program ini bertujuan memastikan uang layak edar tersedia dalam jumlah cukup selama masa transisi Ramadan dan Idulfitri.
4. Mekanisme Penukaran Uang
Untuk mendukung program SERAMBI, Bank Mandiri menyediakan mekanisme penukaran uang melalui aplikasi PINTAR BI dan layanan kas keliling. Kedua metode ini dirancang agar masyarakat bisa menukar uang dengan aman dan nyaman.
Optimalisasi Layanan Digital
Selain layanan tunai, Bank Mandiri juga memperkuat layanan digitalnya. Ini penting mengingat tren masyarakat yang semakin banyak menggunakan transaksi elektronik, terutama di masa-masa puncak seperti Lebaran.
1. Livin’ by Mandiri dan Penggunaannya
Livin’ by Mandiri, super app Bank Mandiri, saat ini telah digunakan oleh lebih dari 4,6 juta pengguna terdaftar. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur, mulai dari pembayaran QRIS, top up saldo, hingga pemesanan tiket transportasi melalui fitur Sukha.
2. Livin’ Merchant dan Dukungan untuk UMKM
Livin’ Merchant telah digunakan oleh lebih dari 329.331 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Fitur ini memungkinkan pelaku usaha menerima pembayaran digital dengan mudah dan aman, mendukung inklusi keuangan di tengah masyarakat.
3. Kopra by Mandiri untuk Korporasi
Platform manajemen kas digital Kopra by Mandiri juga terus dikembangkan. Saat ini, lebih dari 27.077 pengguna korporasi telah menggunakan platform ini untuk mengelola keuangan secara terintegrasi.
Pengawasan dan Kesiapan Teknologi
Menghadapi lonjakan transaksi selama Idulfitri, Bank Mandiri membentuk tim monitoring IT yang bersiaga selama 24 jam. Tim ini bertugas memantau dan menangani gangguan teknis pada kanal pembayaran elektronik secara real-time.
1. Monitoring Infrastruktur Digital
Seluruh sistem digital Bank Mandiri dipantau secara ketat selama masa libur Lebaran. Ini mencakup aplikasi Livin’, mesin ATM, hingga jaringan EDC yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat.
2. Antisipasi Lonjakan Trafik
Dengan pengalaman di periode-periode sebelumnya, Bank Mandiri telah memperkirakan lonjakan trafik transaksi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi gangguan layanan saat permintaan sedang tinggi.
3. Dukungan untuk Transaksi Non-Tunai
Bank Mandiri terus mendorong penggunaan transaksi non-tunai melalui berbagai inisiatif. Salah satunya adalah edukasi masyarakat tentang manfaat dan kemudahan pembayaran digital.
Tabel Rincian Alokasi Uang Tunai dan Infrastruktur
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Alokasi uang tunai periode 2026 | Rp4,58 triliun |
| Alokasi uang tunai periode 2025 | Rp4,36 triliun |
| Kenaikan tahunan (YoY) | 5% |
| Estimasi kebutuhan harian | Rp120 M – Rp130 M |
| Jumlah ATM dan CRM | 1.203 unit |
| Jumlah mesin EDC | 16.209 unit |
| Pengguna Livin’ by Mandiri | >4,6 juta |
| Pengguna Livin’ Merchant | >329.331 UMKM |
| Pengguna Kopra by Mandiri | >27.077 korporasi |
Sinergi dengan Kebijakan Moneter Nasional
Bank Mandiri tidak bekerja sendiri dalam memastikan ketersediaan uang tunai. Kolaborasi dengan Bank Indonesia menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekosistem keuangan nasional selama momentum Idulfitri.
Program seperti SERAMBI 2026 adalah bentuk nyata dari sinergi tersebut. Dengan dukungan teknologi dan infrastruktur yang memadai, masyarakat diharapkan bisa menjalani aktivitas keuangan dengan lancar.
Penutup
Menjelang Idulfitri 2026, Bank Mandiri Region VI Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Baik dari sisi uang tunai maupun layanan digital, persiapan yang dilakukan cukup matang.
Namun, perlu diingat bahwa angka dan data yang disebutkan dalam artikel ini bersifat prediktif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi ekonomi dan kebijakan yang berlaku.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













