Entertaiment

HoYoverse Tampaknya Akan Mengembangkan Game bergenre MOBA Dalam Waktu Dekat

Retno Ayuningrum
×

HoYoverse Tampaknya Akan Mengembangkan Game bergenre MOBA Dalam Waktu Dekat

Sebarkan artikel ini
HoYoverse Tampaknya Akan Mengembangkan Game bergenre MOBA Dalam Waktu Dekat

HoYoverse, pengembang di balik fenomena global seperti Genshin Impact dan Honkai: Star Rail, kembali menarik perhatian. Kali ini bukan soal update konten atau kolaborasi baru, melainkan isyarat kuat bahwa mereka sedang merancang sesuatu yang jauh berbeda dari formula yang selama ini mereka kuasai. Bukan lagi RPG berbasis open world, tapi sesuatu yang lebih kompetitif dan dinamis.

Indikasinya datang dari sejumlah lowongan pekerjaan yang mereka pasang belakangan. Dalam deskripsi lowongan tersebut, disebutkan bahwa studio ini tengah mencari talenta yang ahli dalam pengembangan game MOBA menggunakan Unreal Engine 5. Ini bukan sekadar perubahan genre, tapi juga pergeseran besar dalam pendekatan visual dan gameplay yang mereka usung.

Petunjuk Kuat Menuju Proyek MOBA Terbaru

HoYoverse memang dikenal dengan kualitas tinggi dan pendekatan penuh detail terhadap setiap proyek. Genshin Impact sendiri telah menghasilkan pendapatan lebih dari 4 miliar dalam dua tahun pertama. Namun, dengan membuka lowongan yang menuntut keahlian dalam sistem kompetitif, mereka tampaknya ingin menjajaki pasar baru yang selama ini belum mereka sentuh secara langsung.

1. Lowongan Gameplay Developer dengan Unreal Engine 5

Unreal Engine 5 adalah mesin grafis canggih yang memungkinkan kualitas visual setara di platform mobile. Fokus pada framework ini menunjukkan bahwa game yang sedang dikembangkan bukan sekadar eksperimen, tapi proyek besar yang ditujukan untuk bersaing di level global.

2. Kebutuhan pada Sistem Entity Component System (ECS)

ECS adalah pendekatan dalam pengembangan game yang memungkinkan skalabilitas dan tinggi, terutama dalam skenario dengan banyak objek bergerak sekaligus. Ini sangat relevan dalam MOBA, di mana banyak unit dan efek harus berjalan bersamaan tanpa lag.

3. Fitur Replay System dan Automation

Replay system adalah fitur penting dalam game kompetitif. Ini memungkinkan pemain merekam dan menganalisis pertandingan mereka. Sementara sistem automation bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan , mulai dari pencatatan statistik hingga manajemen turnamen.

Potensi Karakter dari Franchise yang Ada

Salah satu tarik terbesar dari HoYoverse adalah katalog karakternya yang kaya. Dari para Traveler di Genshin Impact hingga para Valkyrie di Honkai: Star Rail, banyak di antara mereka yang memiliki basis penggemar global. Jika karakter-karakter ini dihadirkan dalam format MOBA, bisa jadi ini akan menjadi senjata ampuh untuk menarik perhatian komunitas.

Tapi tentu saja, ini bukan langkah yang bisa dianggap remeh. Pasar MOBA saat ini sangat kompetitif. Banyak game besar sudah mendominasi berbagai wilayah, baik di Asia maupun global.

Tantangan di Balik Ambisi Baru HoYoverse

Genre MOBA bukanlah ranah asing bagi industri game, tapi juga bukan ranah yang mudah ditembus. Terutama bagi studio yang selama ini lebih fokus pada single-player atau co-op gameplay. Berikut beberapa tantangan utama yang mungkin akan dihadapi HoYoverse dalam proyek ini:

1. Kompetisi yang Ketat di Pasar Global

Di Tiongkok, Honor of Kings masih menjadi raja. Di level global, Mobile Legends: Bang Bang dan League of Legends: Wild Rift terus memperkuat posisi mereka. Belum lagi Pokémon Unite yang memiliki daya tarik tersendiri karena lisensi.

2. Membangun Ekosistem Esports dari Nol

MOBA yang sukses biasanya tidak hanya soal gameplay. Mereka juga punya ekosistem esports yang kuat. Ini melibatkan turnamen, sponsor, tim profesional, dan komunitas yang aktif. Membangun semua itu dari awal bukan perkara mudah.

3. Adaptasi Gameplay ke Format Kompetitif

HoYoverse terbiasa membuat gameplay yang santai dan eksploratif. MOBA menuntut ritme yang cepat, kontrol yang presisi, dan sistem yang seimbang. Ini butuh pendekatan berbeda dalam dan pengembangan.

Perbandingan Pasar MOBA Saat Ini

Game Platform Pengguna Aktif Fokus Utama
Mobile Legends: Bang Bang Mobile 100+ juta bulanan Gameplay cepat, ekosistem esports
League of Legends: Wild Rift Mobile/PC 80+ juta bulanan Adaptasi dari PC ke mobile
Honor of Kings Mobile 1 miliar+ (total akun) Dominasi pasar Tiongkok
Pokémon Unite Mobile/Nintendo Switch 50+ juta unduhan Lisensi dan gameplay ramah

Apa yang Bisa Kita Harapkan?

Jika benar HoYoverse sedang mengembangkan game MOBA, ada beberapa hal yang bisa jadi pembeda. Pertama, kualitas visual yang mumpuni berkat Unreal Engine 5. Kedua, potensi integrasi karakter dari franchise yang sudah populer. Ketiga, pendekatan baru dalam gameplay yang mungkin menggabungkan elemen RPG ke dalam format MOBA.

Tapi semua itu masih spekulasi. Yang jelas, langkah ini menunjukkan bahwa HoYoverse tidak ingin berhenti di satu genre. Mereka ingin terus bereksperimen dan mengeksplorasi potensi baru.

Penutup

HoYoverse memang selalu punya cara untuk mengejutkan penggemarnya. Dari open world hingga gacha, mereka telah membuktikan bahwa pendekatan berkualitas tinggi bisa membawa hasil luar biasa. Jika mereka benar-benar melangkah ke ranah MOBA, ini bisa jadi awal dari era baru dalam portofolio mereka.

Tentu saja, masih terlalu dini untuk membuat prediksi pasti. Bisa jadi ini hanya eksperimen kecil atau bahkan proyek paralel. Tapi satu hal yang pasti: jika HoYoverse memutuskan untuk serius menggarap game MOBA, mereka punya semua modal awal untuk bersaing.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat spekulatif berdasarkan lowongan pekerjaan yang beredar. Detail proyek, tanggal rilis, dan fitur spesifik bisa berubah sewaktu- tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Retno Ayuningrum
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.