Setelah menunggu cukup lama, kabar gembira datang bagi jutaan Aparatur Sipil Negara (ASN), pensiunan, dan sejumlah pekerja lainnya. Pemerintah resmi mengumumkan jadwal pencairan THR 2026, lengkap dengan stimulus ekonomi menjelang Idul Fitri. Kabar ini tentu disambut antusias, terlebih mengingat kondisi ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk penyaluran THR tahun ini. Jumlah ini naik sekitar 10 persen dibanding tahun lalu, sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Siapa Saja yang Berhak Terima THR 2026?
Penyaluran THR 2026 tidak hanya untuk ASN pusat dan daerah, tapi juga mencakup pensiunan serta sejumlah kelompok pekerja lainnya. Pemerintah memastikan bahwa THR akan cair 100 persen tanpa potongan, memberikan kepastian ekonomi di tengah lonjakan kebutuhan menjelang lebaran.
Berikut adalah rincian penerima THR tahun ini:
- 2,4 juta personel ASN pusat, TNI, dan Polri
- 4,3 juta ASN daerah
- 3,8 juta pensiunan seluruh Indonesia
Jadwal Pencairan THR 2026
Pencairan THR 2026 akan dilakukan bertahap sesuai dengan kesepakatan antara Kemenkeu, Kemenpan RB, dan instansi terkait. Tahapan pencairan ini dirancang agar proses bisa berjalan lancar dan tepat waktu.
1. Pencairan untuk ASN Pusat, TNI, dan Polri
Pencairan untuk ASN pusat, TNI, dan Polri direncanakan akan dimulai pada 15 Maret 2026. Tahap ini akan dilakukan secara serentak melalui rekening gaji resmi masing-masing penerima.
2. Pencairan untuk ASN Daerah
Untuk ASN daerah, pencairan akan mengikuti beberapa tahap, dimulai pada 22 Maret 2026. Penyaluran ini disesuaikan dengan kapasitas keuangan daerah dan kesiapan sistem pembayaran.
3. Pencairan untuk Pensiunan
Pensiunan akan menerima THR pada 30 Maret 2026. Pencairan ini mencakup pensiunan PNS, TNI, Polri, dan pensiunan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Besaran THR yang Diterima
Tahun ini, pemerintah memastikan THR akan cair 100 persen tanpa potongan apapun. Besaran THR mengacu pada gaji pokok terakhir penerima sebelum Idul Fitri. Untuk ASN dan pensiunan, THR setara dengan gaji penuh satu bulan.
Berikut rincian THR berdasarkan golongan ASN:
| Golongan | THR (Estimasi) |
|---|---|
| I | Rp 2.800.000 |
| II | Rp 3.200.000 |
| III | Rp 3.800.000 |
| IV | Rp 4.500.000 |
| V | Rp 5.500.000 |
Catatan: Besaran THR dapat berbeda tergantung daerah dan tunjangan tambahan lainnya.
Tambahan Stimulus Ekonomi
Selain THR, pemerintah juga menyiapkan stimulus ekonomi tambahan berupa bantuan sosial berupa beras dan sembako murah untuk keluarga ASN dan pensiunan berpenghasilan rendah. Program ini diharapkan bisa meringankan beban ekonomi menjelang lebaran.
Tips Menjelang Pencairan THR
Menjelang pencairan THR, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kendala:
1. Pastikan Rekening Aktif
Pastikan rekening gaji masih aktif dan tidak terkena blokir atau pembekuan. Jika ada kendala, segera hubungi bank terkait atau unit kepegawaian.
2. Cek Data di Sistem Kepegawaian
Periksa kembali data kepegawaian seperti NIP, nomor rekening, dan golongan untuk memastikan tidak ada kesalahan input yang bisa menghambat pencairan.
3. Siapkan Rencana Pengeluaran
THR biasanya menjadi momen untuk belanja kebutuhan lebaran. Menyusun rencana pengeluaran bisa membantu menghindari pemborosan dan memastikan dana terpakai secara produktif.
Disclaimer
Informasi pencairan THR 2026 bersifat prediktif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi ekonomi nasional dan kebijakan pemerintah. Data nominal dan jadwal pencairan merupakan estimasi berdasarkan rilis terkini dari Kemenkeu dan Kemenpan RB per Februari 2025.
THR tahun ini menjadi salah satu penopang daya beli masyarakat menjelang Idul Fitri. Dengan pencairan yang lebih awal dan peningkatan nilai anggaran, pemerintah berharap masyarakat bisa merayakan lebaran dengan lebih tenang dan bahagia.
Tinggal tunggu waktu, dan rekening pun siap untuk "dibanjiri" THR. Maret 2026, catat tanggalnya.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.







