Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menggelar pelantikan enam pejabat baru yang akan menempati posisi strategis di tingkat pusat maupun daerah. Acara yang berlangsung pada Senin (2/3/2026) ini menjadi bagian dari upaya OJK dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan keberlanjutan kinerja di tengah dinamika sektor jasa keuangan nasional.
Pelantikan ini disambut dengan optimisme oleh Friderica Widyasari Dewi, Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK. Ia menyatakan bahwa pergantian atau penempatan pejabat ini bukan sekadar soal rotasi jabatan biasa. Ini adalah langkah strategis untuk memperkokoh fondasi organisasi, termasuk menjaga integritas dan meningkatkan kualitas layanan pengawasan sektor jasa keuangan.
Pejabat Baru yang Dilantik
Enam pejabat yang dilantik ini akan mengisi posisi krusial di departemen pusat maupun perwakilan daerah OJK. Mereka dipilih berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan kontribusi di bidangnya masing-masing. Penempatan ini mencakup bidang pendidikan, sumber daya manusia, pengawasan konsumen, hingga perizinan dan pemeriksaan lembaga keuangan.
1. Kristrianti Puji Rahayu sebagai Kepala OJK Institute
Kristrianti Puji Rahayu kini memimpin OJK Institute, lembaga pendidikan dan pelatihan internal OJK. Peran ini sangat penting dalam memastikan SDM di sektor jasa keuangan terus berkembang dan siap menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks.
2. Rudy Agus P. Raharjo sebagai Kepala Departemen Organisasi, SDM dan Budaya
Rudy Agus P. Raharjo mengambil alih kendali di Departemen Organisasi, SDM dan Budaya. Ia akan bertanggung jawab atas pengembangan sistem kepegawaian, budaya organisasi, serta struktur internal OJK yang mendukung efisiensi dan efektivitas kerja.
3. Parjiman sebagai Kepala OJK Provinsi Bali (KODS)
Parjiman ditunjuk sebagai Kepala OJK Provinsi Bali. Wilayah Bali yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi, terutama dari sektor pariwisata dan UMKM, membutuhkan pengawasan yang ketat agar sektor jasa keuangan di daerah ini tetap sehat dan inklusif.
4. Misran Pasaribu sebagai Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (KOSR)
Misran Pasaribu kini memimpin perwakilan OJK di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Wilayah ini menjadi fokus pengembangan ekonomi nasional, terutama sektor energi dan pertambangan. Peran OJK di sini penting untuk menjaga transparansi dan perlindungan investor.
5. Sabar Wahyono sebagai Kepala Departemen Pelindungan Konsumen (DPLK)
Sabar Wahyono mengemban tugas besar di Departemen Pelindungan Konsumen. Ia akan memimpin upaya OJK dalam memperkuat sistem perlindungan bagi pengguna jasa keuangan, baik dari segi edukasi, penyelesaian sengketa, maupun penindakan terhadap praktik curang.
6. Indra Salfian sebagai Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (DZPL)
Indra Salfian ditugaskan memimpin DZPL, unit yang bertanggung jawab atas pengawasan dan pemeriksaan terhadap berbagai lembaga keuangan non-bank. Ini mencakup perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, hingga fintech.
Harapan dan Arah Kepemimpinan Baru
Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa para pejabat baru ini diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara administratif. Mereka juga harus menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru dalam menjalankan misi OJK.
Integritas menjadi nilai utama yang harus dijunjung tinggi. Dalam dunia jasa keuangan yang penuh dinamika, kepercayaan publik adalah aset paling berharga. Maka dari itu, kinerja dan etika para pimpinan harus selalu menjadi teladan.
Tantangan yang Dihadapi
Setiap pejabat yang baru dilantik akan menghadapi tantangan yang berbeda-beda, tergantung pada bidang dan wilayah tugasnya. Namun, ada beberapa isu besar yang menjadi fokus bersama, seperti:
- Meningkatkan kapasitas SDM di sektor jasa keuangan
- Memperkuat pengawasan terhadap lembaga non-bank
- Meningkatkan edukasi keuangan masyarakat
- Menjaga stabilitas sistem keuangan nasional
- Mendorong inklusi keuangan yang berkelanjutan
Struktur Baru OJK: Tabel Penempatan Pejabat
Berikut adalah daftar lengkap pejabat yang baru saja dilantik beserta posisi dan tanggung jawabnya:
| No | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Kristrianti Puji Rahayu | Kepala OJK Institute |
| 2 | Rudy Agus P. Raharjo | Kepala Departemen Organisasi, SDM dan Budaya |
| 3 | Parjiman | Kepala OJK Provinsi Bali (KODS) |
| 4 | Misran Pasaribu | Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (KOSR) |
| 5 | Sabar Wahyono | Kepala Departemen Pelindungan Konsumen (DPLK) |
| 6 | Indra Salfian | Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (DZPL) |
Penutup
Pelantikan keenam pejabat ini menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat tata kelola organisasi. Dengan struktur kepemimpinan yang baru, diharapkan OJK bisa lebih responsif dan adaptif dalam menghadapi perkembangan sektor jasa keuangan yang terus berubah.
Ke depan, fokus utama akan tertuju pada peningkatan kualitas layanan, penguatan pengawasan, serta perlindungan konsumen yang lebih baik. Semua itu demi mendukung stabilitas ekonomi nasional dan pertumbuhan yang inklusif.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas pada data yang tersedia hingga Maret 2026. Perubahan struktur organisasi atau penempatan pejabat di masa mendatang dapat terjadi sesuai kebutuhan institusi.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













