Bansos Kemensos

Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair Sampai 26 April 2026? Simak Penjelasan Lengkap Statusnya di SIKS-NG

Herdi Alif Al Hikam
×

Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair Sampai 26 April 2026? Simak Penjelasan Lengkap Statusnya di SIKS-NG

Sebarkan artikel ini
Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair Sampai 26 April 2026? Simak Penjelasan Lengkap Statusnya di SIKS-NG

Ilustrasi KPM mengecek saldo bansos tahap 2. (Foto: Instagram @pkhkarawaci)

Per , bantuan PKH dan tahap kedua masih belum cair di rekening penerima. Meski begitu, bukan berarti prosesnya mandek. Justru, kabar terbaru dari sistem SIKS-NG menunjukkan bahwa kedua bantuan tersebut sudah memasuki tahap “Belum SPM”. Artinya, verifikasi rekening sudah selesai dan tinggal menunggu langkah selanjutnya.

Banyak penerima yang mulai khawatir, terutama setelah mengecek saldo di aplikasi perbankan seperti Livin’ by Mandiri dan menemukan bahwa dana belum bertambah. Padahal, ini adalah bagian dari proses yang wajar. Pencairan memang belum dilakukan, tapi sistem sudah bergerak ke tahap berikutnya.

Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 di SIKS-NG

terbaru dari SIKS-NG menunjukkan bahwa PKH dan BPNT tahap kedua sudah berada di status “Belum SPM”. Ini adalah kabar baik, karena menandakan bahwa proses verifikasi rekening telah selesai. Artinya, data penerima sudah lolos pengecekan antara bank, Dukcapil, dan DTKS.

Status ini bukan berarti pencairan gagal. Justru, ini adalah bagian dari alur bantuan yang sudah mengikuti prosedur baku. Jika ada data yang tidak sesuai, maka akan muncul status “gagal verifikasi rekening”. Tapi jika semua data valid, maka akan lanjut ke tahap SPM ( Perintah Membayar).

Penyebab Bansos Belum Cair meski Status Belum SPM

Meski status sudah “Belum SPM”, dana belum cair ke rekening penerima. Beberapa faktor bisa menjadi penyebabnya:

  1. Proses SI (Standing Instruction) belum selesai sepenuhnya.
  2. Pencairan memang dijadwalkan akhir April atau awal Mei 2026.
  3. Masih menunggu tahapan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) dari pemerintah pusat.

Jadi, meskipun sistem sudah menunjukkan kemajuan, pencairan dana membutuhkan sinkronisasi antar instansi. Ini termasuk Sosial, Direktorat Jenderal Bimas Sosial, dan bank penyalur.

Penjelasan Status Belum SPM

Status “Belum SPM” di SIKS-NG berarti bahwa data penerima sudah diverifikasi dan dinyatakan valid. Ini adalah langkah penting sebelum dana benar-benar dicairkan. Beberapa hal yang terjadi pada tahap ini adalah:

  • Data rekening penerima sudah dicocokan dengan data di Dukcapil dan DTKS.
  • Jika ada ketidaksesuaian, maka akan muncul status “gagal verifikasi rekening”.
  • Jika lolos verifikasi, maka akan lanjut ke proses SPM.

Tidak semua penerima akan langsung mendapat dana setelah status ini. Masih ada beberapa tahapan teknis yang harus dilalui, termasuk pengiriman instruksi ke bank penyalur.

Tahapan Pencairan Bansos Setelah Status Belum SPM

Berikut adalah urutan tahapan pencairan bansos setelah status “Belum SPM”:

  1. Penerbitan SPM oleh Kementerian Sosial

    • SPM adalah resmi yang menjadi dasar pencairan dana ke rekening penerima.
  2. Pengiriman SP2D ke Bank Penyalur

    • Setelah SPM diterbitkan, Kementerian Sosial mengirimkan SP2D ke bank penyalur seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.
  3. Pelaksanaan Standing Instruction (SI)

    • SI adalah instruksi otomatis untuk menyalurkan dana ke rekening penerima secara masal.
  4. Pencairan Dana ke Rekening Penerima

    • Setelah SI selesai, dana akan masuk ke rekening penerima. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa jam hingga satu hari.

Data Saldo di Aplikasi Livin’ by Mandiri per 26 April 2026

Berdasarkan pengecekan langsung pada Minggu, 26 pukul 06:30 WIB, saldo di aplikasi Livin’ by Mandiri untuk KPM di Kabupaten Ciamis masih menunjukkan jumlah Rp25.000. Jumlah ini adalah sisa dari pencairan tahap pertama.

Informasi Keterangan
Tanggal Pengecekan 26 April 2026
Waktu Pengecekan 06:30 WIB
Aplikasi Livin’ by Mandiri
Saldo Terkini Rp25.000
Status Bansos Tahap 2 Belum cair
Status di SIKS-NG Belum SPM

Belum masuknya dana tidak berarti gagal verifikasi. Ini hanya menunjukkan bahwa pencairan belum dilakukan. Penerima diminta untuk tetap memantau perkembangan melalui aplikasi resmi dan saluran informasi terpercaya.

Tips untuk Penerima Bansos yang Masih Belum Cair

Bagi penerima yang khawatir atau belum yakin dengan status bansos-nya, berikut beberapa yang bisa dilakukan:

  • Cek status secara berkala di aplikasi SIKS-NG atau eForm

    • Pastikan data diri dan rekening masih valid.
  • Koordinasi dengan setempat

    • Mereka bisa memberikan informasi terkini dan membantu jika ada kendala.
  • Hindari percaya pada informasi tidak resmi

    • Banyak beredar kabar hoaks tentang pencairan bansos. Selalu pastikan dari sumber resmi.
  • Pastikan rekening aktif dan tidak diblokir

    • Rekening yang tidak aktif atau diblokir bisa menyebabkan gagal cair.

Jadwal Perkiraan Pencairan Bansos Tahap 2

Meski belum ada pengumuman resmi, berdasarkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, pencairan bansos tahap kedua diperkirakan akan dilakukan pada akhir April atau awal Mei 2026. Berikut perkiraan jadwalnya:

Tahapan Perkiraan Waktu
Status Belum SPM 26 April 2026
Penerbitan SPM Akhir April 2026
Pengiriman SP2D Akhir April 2026
Pelaksanaan SI Awal Mei 2026
Pencairan Dana Awal Mei 2026

Jadwal ini bisa berubah tergantung situasi dan proses teknis di lapangan. Oleh karena itu, penerima diminta untuk tetap sabar dan memantau perkembangan secara berkala.

Disclaimer

Informasi yang disajikan bersifat terkini per 26 April 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Jadwal pencairan, status bansos, dan data lainnya bersifat estimasi berdasarkan sumber terpercaya dan belum tentu menjadi kepastian. Untuk informasi resmi, selalu merujuk ke situs Kementerian Sosial atau aplikasi SIKS-NG.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.