Dirut CNAF Ristiawan Suherman kembali mencuri perhatian, kali ini bukan lewat dunia asuransi atau otomotif jalanan, melainkan di lintasan balap. Bersama komunitas Hogers Indonesia Motorsport (HIM), ia siap melaju di ajang Subaru BRZ Super Series yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 1-3 Mei 2026. Nama besar CNAF yang identik dengan pembiayaan kendaraan bermotor kini turut melebarkan sayap ke arena balap, menunjukkan bahwa passion terhadap otomotif tak hanya soal bisnis.
Langkah ini menjadi tonggak baru bagi HIM, yang selama ini dikenal sebagai komunitas penggemar motor besar. Kini mereka melangkah lebih jauh dengan membentuk tim balap profesional. Peluncuran resmi tim ini menandakan komitmen serius untuk terjun ke ranah motorsport, sekaligus membuka ruang bagi anggota komunitas untuk berkembang di level yang lebih tinggi.
Tim Balap yang Mengusung Semangat Komunitas
Keberadaan Hogers Indonesia Motorsport (HIM) bukan sekadar ikon, tapi juga wadah bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat dan semangat balap. Dibentuk dengan visi jangka panjang, tim ini hadir untuk memberikan warna baru dalam dunia motorsport nasional.
-
Membentuk Ekosistem Motorsport yang Lebih Kuat
HIM tidak hanya ingin menjadi tim balap biasa. Mereka ingin menciptakan ekosistem yang inklusif dan profesional, tempat talenta lokal bisa berkembang dan bersaing di kancah nasional maupun internasional. -
Menjadi Wadah Aktualisasi Anggota Komunitas
Salah satu tujuan utama pembentukan tim ini adalah memberikan kesempatan nyata bagi anggota komunitas untuk terlibat langsung dalam aktivitas balap, baik sebagai pembalap, teknisi, maupun manajer tim. -
Meningkatkan Profil Motorsport Nasional
Dengan mengikuti ajang bergengsi seperti Subaru BRZ Super Series, HIM berharap dapat meningkatkan daya saing motorsport Indonesia di mata dunia.
Struktur Tim yang Solid dan Berpengalaman
Sukses di lintasan bukan soal mobil cepat atau mesin bertenaga. Di baliknya ada kerja tim yang solid, strategi matang, dan sosok-sosok berpengalaman yang tahu betul seluk-beluk balapan. HIM menghadirkan struktur tim yang terdiri dari figur-figur kunci berikut:
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Team Principal & Pembalap | Ristiawan Suherman (#88) |
| Pembalap Utama | Yoshihiro Fajaryanto (#77) |
| Team Director | Berman Jandry |
| Team Manager & Lead Race Engineer | Eric Steven |
| Race Engineer | Umar Yari Kartabrata |
| Marketing Communication | Hisyam Abdat |
Ristiawan sendiri bukan pemula di dunia otomotif. Pengalamannya dalam dunia bisnis otomotif memberinya wawasan luas tentang dinamika industri, termasuk aspek teknis dan strategi balap. Sementara Yoshihiro Fajaryanto, yang telah memiliki rekam jejak di ajang balap sebelumnya, menjadi andalan utama dalam menghadapi tantangan lintasan.
Target dan Agenda Balap Mendatang
Musim balap 2026 akan menjadi debut resmi HIM di arena kompetitif. Tim ini akan mengikuti dua seri utama, yakni Subaru BRZ Super Series dan Superstars Sportscar Series. Keduanya merupakan ajang yang menuntut presisi tinggi, baik dari segi performa mobil maupun strategi tim.
-
Subaru BRZ Super Series – Debut di Mandalika
Seri ini akan dimulai di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 1-3 Mei 2026. Tempat yang dikenal dengan trek menantang dan desain modern ini akan menjadi medan uji pertama bagi tim HIM. -
Superstars Sportscar Series – Arena Kompetisi Lanjutan
Setelah Mandalika, tim akan melanjutkan perjalanan di ajang sportscar series yang menampilkan mobil-mobil kelas atas dengan performa tinggi.
Dukungan Industri dan Ekspektasi Tinggi
Langkah HIM menuai apresiasi dari berbagai pihak, termasuk sponsor dan stakeholder di industri otomotif. Salah satunya datang dari Liqui Moly, yang turut memperkenalkan Subaru BRZ Super Series sebagai ajang balap bergengsi di Tanah Air.
“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan tim-tim lokal seperti HIM akan mempercepat pertumbuhan motorsport di Indonesia,” ujar perwakilan Liqui Moly.
Selain itu, Mandalika Grand Prix Association juga menyambut baik kehadiran tim ini. Mereka melihat HIM sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem otomotif di Mandalika, tidak hanya sebagai venue balap, tapi juga pusat pengembangan talenta dan komunitas.
Persiapan Matang Menuju Hari Pertandingan
Ristiawan Suherman mengaku telah menjalani sejumlah sesi latihan intensif menjelang balapan perdana. Ia menghabiskan waktu di Sirkuit Mandalika untuk menyesuaikan diri dengan karakter lintasan dan performa mobil.
“Berbekal beberapa sesi latihan intensif, saya merasa kompetitif dan siap memberikan perlawanan maksimal di lintasan. Mobil sudah terasa menyatu, tinggal bagaimana kita mengeksekusinya di hari balap nanti,” katanya.
Latihan ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga sinkronisasi antara driver, engineer, dan strategi tim. Semua elemen harus berjalan harmonis agar bisa mencatat hasil terbaik.
Harapan dan Visi Ke Depan
Ke depan, HIM tidak hanya ingin menjadi tim balap yang kompetitif, tapi juga agen perubahan dalam dunia motorsport nasional. Mereka ingin menciptakan lapangan bagi generasi muda yang punya passion di bidang otomotif, sekaligus memperkenalkan budaya balap yang sehat dan profesional.
-
Mendorong Regenerasi Talent Lokal
HIM berencana membuka program pelatihan dan mentoring bagi calon pembalap muda serta teknisi berbakat. -
Meningkatkan Kualitas Event Balap Domestik
Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki, HIM ingin turut serta dalam pengembangan event-event balap nasional agar lebih profesional dan menarik. -
Membangun Jejaring Internasional
Ke depannya, tim ini juga berharap bisa bersaing di ajang regional bahkan global, membawa nama Indonesia di kancah motorsport internasional.
Disclaimer
Informasi terkait jadwal, peserta, dan detail teknis dalam artikel ini bersumber dari data yang tersedia hingga April 2026. Beberapa detail seperti lineup final pembalap, hasil balapan, dan kebijakan penyelenggara bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













