Nasional

Bitcoin Turun 0,9% ke Level USD77.000 Pada 2026

Herdi Alif Al Hikam
×

Bitcoin Turun 0,9% ke Level USD77.000 Pada 2026

Sebarkan artikel ini
Bitcoin Turun 0,9% ke Level USD77.000 Pada 2026

Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan menjelang akhir pekan. Pada perdagangan waktu New York (Sabtu WIB), aset kripto paling populer ini melemah sekitar 0,9%, membukukan harga di kisaran USD77.564,6. Meski begitu, tren mingguan masih terlihat positif, dengan kenaikan sekitar 2,5% sepanjang minggu ini.

Penurunan ini terjadi meski sentimen pasar secara keseluruhan mulai membaik. Salah satu faktor yang mendorong optimisme adalah rencana pembicaraan perdamaian antara Serikat dan Iran. Kabar ini memberikan efek positif pada selera risiko investor, termasuk di pasar aset kripto.

Permintaan Institusional Terus Naik

Salah satu pendorong utama harga Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir adalah arus masuk institusional yang terus berlanjut. Data dari SoSoValue menunjukkan bahwa Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin spot yang terdaftar di AS mencatat hampir USD1 miliar arus masuk bersih hanya dalam seminggu terakhir.

Angka ini merupakan salah satu lonjakan tertinggi sejak awal tahun. Lebih mengejutkannya lagi, tren positif ini sudah berlangsung selama delapan hari berturut-turut. Total arus masuk bersih sejak awal April mencapai lebih dari USD2 miliar, jauh melampaui jumlah yang tercatat sepanjang Maret lalu.

Iliya Kalchev, seorang analis di Nexo Dispatch, menjelaskan bahwa momentum ini menandai partisipasi institusional yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Bitcoin. Arus masuk bersih kumulatif dari seluruh ETF Bitcoin saat ini telah melampaui USD58 miliar, dengan total nilai aset yang dikelola mendekati atau bahkan melampaui USD100 miliar.

1. Arus Masuk ETF Bitcoin Terus Meningkat

Sejak regulasi ETF Bitcoin disetujui di AS, minat institusional terhadap aset ini terus tumbuh. Investor besar mulai melihat Bitcoin bukan hanya sebagai spekulasi jangka pendek, tapi juga sebagai bagian dari portofolio investasi jangka panjang.

2. Minggu Lalu Catat Rekor Arus Masuk Bersih

Selama tujuh hari terakhir, ETF Bitcoin berhasil menarik hampir USD1 miliar dana bersih. Angka ini menunjukkan bahwa minat investor belum menunjukkan tanda-tanda melambat, meski harga Bitcoin sudah berada di level tertinggi historis.

3. Hari Kamis Jadi Penopang Utama

Hanya dalam satu hari, Kamis waktu New York, ETF Bitcoin mencatat arus masuk sebesar USD223,2 juta. Ini menjadi salah satu hari tersibuk dalam hal penyerapan dana baru sejak peluncuran produk-produk ETF tersebut.

Sentimen Geopolitik Turut Mendukung Pasar

Di tengah dinamika pasar kripto, faktor eksternal juga turut memainkan peran penting. Harapan akan de-escalation ketegangan antara AS dan Iran menjadi salah satu penyebab meningkatnya selera risiko investor global.

Kabar bahwa delegasi AS dan Iran akan bertemu di Pakistan untuk membahas kemungkinan perdamaian memberikan angin segar bagi pasar. Meski detail pertemuan belum dirilis secara resmi, media pemerintah Iran dan Associated Press telah melaporkan kunjungan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, ke Islamabad, Muscat, dan Moskow.

Investor cenderung merespons baik terhadap indikasi . Dalam konteks ini, pasar kripto ikut merasakan dampaknya, meski secara tidak langsung.

4. Ketegangan Timur Tengah Bisa Picu Volatilitas

atau ketegangan di kawasan Timur Tengah sering kali memicu fluktuasi besar di pasar keuangan global. Namun, kali ini, kabar pembicaraan damai justru memberikan efek positif.

5. Minat Investor pada Aset Aman Menurun Sementara

Saat ketegangan mulai reda, investor cenderung mengurangi alokasi dana mereka pada instrumen ‘aman’ seperti pemerintah. Sebaliknya, aset berisiko seperti saham dan kripto mulai menarik perhatian lebih besar.

Update Harga Altcoin: Campur Aduk

Sementara itu, performa altcoin (aset kripto selain Bitcoin) cukup beragam. Beberapa mengalami koreksi kecil, sementara yang lain malah naik tipis. Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor masih menunggu isyarat lebih lanjut dari pasar.

Ethereum, sebagai aset kripto terbesar kedua, turun sekitar 0,7% ke level USD2.315,62. Meski demikian, koreksi ini tidak terlalu dalam dan masih dalam batas normal.

XRP, yang menempati posisi ketiga secara kapitalisasi, naik tipis sebesar 0,1% menjadi USD1,4380. Token ini tetap meski pasar sedang mengalami volatilitas ringan.

Solana dan Cardano juga menunjukkan performa positif. Solana naik 0,5%, sedangkan Cardano naik lebih agresif, yaitu 0,9%. Keduanya masih menarik minat investor meski Bitcoin sedang melemah.

Dogecoin, yang dikenal sebagai token meme, juga tidak mau ketinggalan. Aset ini naik 1,%, menunjukkan bahwa humor dan narasi sosial masih memiliki daya tarik tersendiri di kalangan investor retail.

Tabel Pergerakan Harga Aset Kripto (Per Jumat Malam)

Aset Kripto Perubahan (%) Harga (USD)
Bitcoin -0,9% 77.564,6
Ethereum -0,7% 2.315,62
XRP +0,1% 1,4380
Solana +0,5%
Cardano +0,9%
Dogecoin +1,3%

Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.

Disclaimer

Harga aset kripto sangat rentan terhadap volatilitas pasar. Informasi yang disajikan dalam ini bersifat informatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Investasi dalam aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal. Pastikan untuk melakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan investasi.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.