Destinasi dan aset pariwisata nasional terus didorong untuk meningkatkan daya saing di kancah global. Langkah ini diambil agar industri pariwisata Tanah Air tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menyaingi destinasi internasional yang sudah lebih dulu dikenal. Salah satu upaya konkret yang terlihat adalah melalui pengelolaan profesional dan revitalisasi aset pariwisata strategis, seperti yang dilakukan oleh InJourney Group.
Keberhasilan salah satu hotel yang dikelola InJourney, yaitu The Meru Sanur, meraih penghargaan Best New Hotel Indonesia 2026 dalam ajang Tatler Best Indonesia 2026, menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut. Penghargaan ini tidak hanya menjadi apresiasi atas kualitas layanan, tetapi juga pengakuan terhadap pendekatan holistik yang menggabungkan kenyamanan modern dengan nilai budaya dan wellness lokal.
Meningkatkan Daya Saing Destinasi Wisata Nasional
Peningkatan daya saing destinasi pariwisata nasional membutuhkan kombinasi antara manajemen profesional, inovasi layanan, dan pelestarian nilai budaya. InJourney Group, melalui anak usahanya InJourney Hospitality, menunjukkan bahwa hal ini bukan sekadar retorika, tetapi sudah menjadi praktek nyata di lapangan.
Pengelolaan aset pariwisata yang berkelanjutan juga menjadi fokus utama. Dengan pendekatan ini, tidak hanya kualitas destinasi yang meningkat, tetapi juga nilai tambah ekonomi yang lebih luas dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Strategi ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun destinasi unggulan yang berbasis pada keunggulan lokal.
1. Revitalisasi Aset Pariwisata Strategis
Revitalisasi aset pariwisata menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan daya saing. Contoh nyatanya adalah transformasi Grand Inna Bali Beach menjadi The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection. Hotel ini yang berlokasi di KEK Kesehatan Sanur, mulai beroperasi kembali pada tahun 2024 setelah melalui proses revitalisasi yang menyeluruh.
2. Mengedepankan Budaya dan Wellness dalam Desain
Desain hotel tidak hanya mengutamakan estetika modern, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dan konsep wellness. Hal ini memberikan pengalaman unik yang tidak bisa ditemukan di destinasi mancanegara. Pendekatan ini juga menjadi salah satu alasan mengapa The Meru Sanur berhasil meraih penghargaan sebagai Best New Hotel Indonesia 2026.
3. Peningkatan Kualitas Layanan dengan Standar Internasional
InJourney Hospitality saat ini mengelola 44 hotel di 15 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 13 unit dikelola secara langsung. Dengan standar layanan internasional, setiap properti yang dikelola tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan keramahtamahan khas Indonesia.
Peran InJourney dalam Mengembangkan KEK Kesehatan Sanur
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur menjadi salah satu proyek strategis nasional dalam pengembangan pariwisata kesehatan dan wellness. InJourney Hospitality ditunjuk sebagai Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) untuk kawasan ini, menunjukkan kepercayaan terhadap kapabilitas grup tersebut.
1. Pengembangan Infrastruktur dan Fasilitas Pendukung
Pengembangan KEK Kesehatan Sanur tidak hanya berfokus pada pembangunan hotel, tetapi juga fasilitas pendukung seperti pusat kesehatan, spa, dan area rekreasi. Semua fasilitas ini dirancang untuk mendukung konsep health and wellness tourism yang menjadi andalan kawasan.
2. Kolaborasi dengan Pihak Terkait
Pengembangan KEK dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, institusi kesehatan, dan pelaku usaha lokal. Kolaborasi ini memastikan bahwa pengembangan kawasan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
3. Penetapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Khusus
Untuk memastikan konsistensi kualitas, InJourney Hospitality menerapkan SOP khusus yang disesuaikan dengan karakteristik kawasan KEK. SOP ini mencakup pengelolaan lingkungan, layanan tamu, hingga keberlanjutan operasional.
Tabel Perbandingan Penghargaan yang Diraih The Meru Sanur
| Kategori Penghargaan | Tahun Perolehan | Lembaga Pemberi Penghargaan |
|---|---|---|
| Best New Hotel Indonesia | 2026 | Tatler Best Indonesia |
| 20 Best Hotels in Indonesia | 2026 | Tatler Best Indonesia |
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan profesional dan pendekatan holistik terhadap wellness tourism memberikan hasil yang signifikan. Tidak hanya itu, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi InJourney Hospitality untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman tamu.
Strategi Jangka Panjang InJourney Hospitality
InJourney Hospitality tidak hanya fokus pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga memiliki strategi jangka panjang yang berkelanjutan. Dengan portofolio yang terus berkembang, grup ini berkomitmen untuk menjadikan destinasi wisata Indonesia sebagai pilihan utama wisatawan global.
1. Ekspansi Portofolio Hotel di Seluruh Indonesia
Rencana ekspansi InJourney Hospitality mencakup penambahan lebih dari 20 hotel baru dalam lima tahun ke depan. Lokasi-lokasi strategis seperti Bali, Yogyakarta, dan Lombok menjadi prioritas utama dalam pengembangan ini.
2. Penguatan Brand dengan Konsep Wellness Tourism
Wellness tourism menjadi salah satu pilar utama dalam strategi pengembangan brand InJourney Hospitality. Dengan menggabungkan pengalaman budaya lokal dan layanan kesehatan tradisional, brand ini berusaha menciptakan identitas yang kuat di pasar internasional.
3. Pemanfaatan Teknologi dalam Pengelolaan Operasional
Teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi operasional. Dari sistem manajemen tamu hingga pengelolaan energi, InJourney Hospitality terus mengadopsi teknologi terbaru untuk mendukung keberlanjutan bisnis.
Tantangan dan Peluang di Depan
Meskipun pencapaian yang diraih cukup mengesankan, tantangan tetap ada. Persaingan global yang semakin ketat, perubahan preferensi wisatawan, dan ketidakpastian ekonomi global menjadi tantangan yang harus dihadapi secara strategis.
Namun, dengan potensi alam, kekayaan budaya, dan SDM yang berkualitas, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi unggulan. InJourney Hospitality, dengan pendekatan yang tepat, berpotensi menjadi salah satu pemimpin dalam mewujudkan visi tersebut.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga April 2026. Perubahan kebijakan, penghargaan, atau kondisi operasional dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













