Layanan MADINA dari Bank Muamalat terus menunjukkan performa solid sepanjang 2025. Dengan jumlah pengguna yang melampaui angka 13.700 di akhir tahun, platform ini terbukti menjadi andalan bagi nasabah korporasi dalam mengelola transaksi keuangan secara digital.
Pertumbuhan ini tidak datang begitu saja. Strategi yang dijalankan oleh Bank Muamalat, terutama dalam hal kolaborasi dan pengembangan fitur, turut mendorong adopsi layanan ini di berbagai sektor. Tidak hanya itu, frekuensi transaksi juga mencatat lonjakan hingga dua juta kali dalam setahun, dengan nilai transaksi yang melampaui Rp 48 triliun.
MADINA Terus Naik Daun di Tengah Persaingan Digital Banking
MADINA, atau Muamalat Digital Integrated Access, adalah layanan internet banking yang dirancang khusus untuk nasabah korporasi. Platform ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi perbankan secara real time, tanpa perlu datang ke cabang.
Dalam laporan resmi, Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menyebut bahwa pertumbuhan pengguna MADINA mencapai 13% secara tahunan. Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak institusi yang mulai mempercayakan pengelolaan keuangan mereka melalui sistem digital yang aman dan efisien.
1. Pertumbuhan Pengguna dan Transaksi
Pada akhir 2025, jumlah pengguna MADINA mencapai lebih dari 13.700. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang mencatat sekitar 12.100 pengguna. Selain itu, frekuensi transaksi juga meningkat sebesar 12% menjadi dua juta transaksi per tahun.
Volume transaksi yang tercatat melampaui Rp 48 triliun. Ini menunjukkan bahwa MADINA tidak hanya digunakan secara luas, tapi juga menjadi alat transaksi yang signifikan dalam skala bisnis besar.
2. Fitur Baru yang Mendorong Adopsi
Bank Muamalat terus memperkaya fitur MADINA agar tetap relevan dengan kebutuhan pengguna. Salah satu inovasi terbaru adalah fitur transaksi valuta asing secara online. Dengan adanya kurs counter yang terintegrasi, nasabah korporasi bisa melakukan transaksi lintas negara dengan lebih mudah dan cepat.
Fitur ini menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi perusahaan yang memiliki aktivitas bisnis internasional. Bank Muamalat memastikan bahwa setiap pengembangan layanan selalu berpedoman pada kebutuhan pengguna dan tren industri perbankan digital.
3. Strategi Kolaborasi dan Penetrasi Pasar
Imam Teguh Saptono menyebut bahwa salah satu kunci kesuksesan MADINA adalah kolaborasi yang luas. Bank Muamalat tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tapi juga menjalin kemitraan dengan berbagai institusi.
Sektor pendidikan, lembaga pemerintah, rumah sakit, komunitas muslim, dan lembaga keuangan syariah menjadi target utama dalam ekspansi MADINA ke depannya. Dengan pendekatan ini, Bank Muamalat berharap bisa meningkatkan basis pengguna secara berkelanjutan.
MADINA dan Peningkatan Dana Murah (CASA)
Salah satu dampak positif dari pertumbuhan MADINA adalah kontribusinya terhadap peningkatan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA). Semakin banyak transaksi yang dilakukan melalui platform ini, semakin besar pula dana yang mengendap di rekening korporasi.
CASA menjadi indikator penting dalam perbankan karena merupakan sumber dana yang relatif murah dan stabil. Dengan MADINA, Bank Muamalat bisa menarik lebih banyak dana dari kalangan korporasi, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan bisnis perbankan secara keseluruhan.
Tabel Perkembangan MADINA di Tahun 2025
| Indikator | Tahun 2024 | Tahun 2025 | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|---|
| Jumlah Pengguna | 12.100 | >13.700 | 13% |
| Frekuensi Transaksi | 1.79 juta | 2 juta | 12% |
| Volume Transaksi | Rp 42,8 triliun | >Rp 48 triliun | 12% |
Disclaimer: Data di atas bersifat estimasi berdasarkan laporan resmi Bank Muamalat hingga akhir tahun 2025. Angka dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan transaksi dan pengguna.
MADINA sebagai Bagian dari Transformasi Digital Bank Muamalat
MADINA bukan sekadar layanan internet banking. Platform ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital yang lebih besar. Bank Muamalat terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah di era digital, terutama di segmen korporasi yang membutuhkan solusi keuangan yang cepat, aman, dan transparan.
Dengan menghadirkan fitur-fitur yang sesuai dengan kebutuhan bisnis modern, MADINA membantu perusahaan dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan mereka. Ini sejalan dengan visi Bank Muamalat sebagai bank syariah yang berorientasi pada inovasi dan pelayanan terbaik.
Ke Depan: Ekspansi Lebih Luas dan Fitur yang Terus Berkembang
Ke depannya, Bank Muamalat berencana untuk terus mengembangkan MADINA. Tidak hanya dalam hal fitur, tapi juga dalam hal jangkauan pengguna. Kolaborasi dengan berbagai sektor akan terus digalakkan agar lebih banyak institusi yang bisa merasakan manfaat dari layanan ini.
Bank juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna. Dengan sistem keamanan mutakhir dan antarmuka yang ramah pengguna, MADINA dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap nasabah korporasi.
Pertumbuhan MADINA di tahun 2025 adalah cerminan dari bagaimana layanan digital bisa menjadi pendorong utama dalam bisnis perbankan modern. Dan dengan strategi yang tepat, Bank Muamalat terus membuktikan bahwa inovasi adalah kunci untuk tetap relevan di tengah persaingan yang ketat.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













