Pencairan bansos menjelang akhir Maret 2026 kembali menjadi sorotan utama. Kali ini, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bakal disalurkan dalam gelombang kedua, dengan penambahan sekitar 3 juta KPM baru. Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan tambahan berupa 20 kg per keluarga.
Penyaluran bansos ini mulai digelar pada 30 Maret 2026. Targetnya bukan hanya penerima lama, tapi juga penerima baru yang baru terdaftar dalam pembaruan data terbaru. Ini menunjukkan upaya pemerintah untuk memperluas jaring pengaman sosial di tengah dinamika ekonomi nasional.
Penyaluran Bansos Reguler PKH dan BPNT Gelombang 2
1. Jadwal Penyaluran Dimulai Akhir Maret 2026
Penyaluran bansos gelombang kedua akan dimulai pada 30 Maret 2026. Pencairan ini mencakup bantuan reguler PKH dan BPNT, baik untuk penerima lama maupun penerima baru. Pemerintah menyatakan bahwa penyaluran ini akan dilakukan secara bertahap dan terjadwal agar lebih terukur.
2. Target Penerima Bansos Tahun Ini
Total target penerima bansos PKH adalah sekitar 10 juta KPM. Hingga kini, realisasi telah mencapai 8,9 juta KPM atau sekitar 89,4 persen dari target. Sementara itu, untuk BPNT, dari target 18,25 juta KPM, baru sekitar 15 juta yang telah menerima bantuan, atau sekitar 86,9 persen.
Penambahan 3 Juta KPM Baru
3. Rincian Penerima Baru
Penambahan penerima bansos mencapai sekitar 3 juta KPM baru. Rinciannya adalah sebagai berikut:
| Jenis Bansos | Jumlah Penerima Baru |
|---|---|
| PKH | 1 juta KPM |
| BPNT | 2 juta KPM |
Penerima baru ini sebagian besar berasal dari penerima BLT Kesra tahun 2025 yang berada dalam kategori desil 1 hingga 4. Ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan sampai ke kelompok yang paling membutuhkan.
4. Penyaluran Bantuan Pangan Tambahan
Selain bansos reguler, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan tambahan seberat 20 kg per keluarga. Bantuan ini diberikan sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang masih belum stabil di beberapa daerah.
Sistem Desil dan Kriteria Penerima
5. Pembagian Berdasarkan Desil
Penyaluran bansos tahun 2026 menggunakan sistem desil untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan. Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat, dari desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling sejahtera).
Bantuan hanya diberikan kepada keluarga yang berada pada desil 1 hingga desil 4. Ini menjadi syarat utama agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak.
6. Kriteria Penerima Bansos
Berikut adalah kriteria utama yang digunakan dalam pemilihan penerima bansos:
- Keluarga berpenghasilan rendah
- Terdaftar dalam Data Terpadu Program Prioritas (DT-PPP)
- Berada dalam desil 1 hingga 4
- Tidak memiliki kendaraan bermotor roda empat
- Tidak memiliki tabungan atau aset berharga lainnya
Mekanisme Penyaluran Bansos
7. Penyaluran Melalui PT Pos Indonesia
Penyaluran bansos tetap menggunakan jaringan PT Pos Indonesia. Ini memastikan distribusi yang merata, terutama di daerah terpencil. Penerima bisa mengambil bansos di kantor pos terdekat atau melalui agen penyalur yang telah ditunjuk.
8. Jadwal Penyaluran Lengkap
Berikut jadwal lengkap penyaluran bansos gelombang 2:
| Tanggal | Jenis Bansos | Keterangan |
|---|---|---|
| 30 Maret 2026 | PKH dan BPNT reguler | Pencairan gelombang 2 |
| 1 April 2026 | Bantuan pangan 20 kg | Tambahan untuk KPM baru |
| 5 April 2026 | Penyaluran tahap 2 | Untuk daerah tertinggal |
Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan
9. Cara Cek Status Penerima Bansos
Masyarakat bisa mengecek status penerima bansos melalui situs resmi Kementerian Sosial atau aplikasi Klik Bansos. Cukup masukkan NIK dan nomor KK untuk melihat apakah nama tercantum sebagai penerima.
10. Langkah Jika Tidak Terima Bansos
Jika seseorang yang seharusnya menerima bansos tidak mendapatkannya, langkah yang bisa diambil antara lain:
- Menghubungi kantor pos terdekat
- Melapor ke dinas sosial setempat
- Mengisi formulir pengaduan di situs resmi bansos
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat prediktif dan didasarkan pada data serta jadwal yang tersedia hingga Februari 2026. Jadwal dan nominal bansos bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi nasional. Pastikan untuk selalu mengecek informasi terbaru melalui sumber resmi.
Penyaluran bansos di akhir Maret 2026 ini menjadi momen penting untuk memastikan jaring pengaman sosial tetap kuat. Dengan penambahan 3 juta KPM baru dan bantuan pangan tambahan, diharapkan kesejahteraan masyarakat terus terjaga meski dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













